E-BERITA.COM, JAKARTA – Wakil rakyat asal Sulawesi Utara (Sulut), Herson Mayulu kembali menyoroti program sejumlah Dirjen di Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).
Kali ini, giliran Dirjen Perumahan, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah yang dukuliti oleh anggota Komisi V, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) saat Rapat Dengar Pendapat (RDP), Rabu (31/03/2021).
Politisi asal PDI Perjuangan ini mempertanyakan beberapa hal terkait dengan aspirasi masyarakat Sulut, diantaranya soal pembangunan Rusun (Rumah Susun). “Jadi kemarin, ada dua Rusun yang diusulkan untuk dibangun di Kota Manado. Pertama Rusun Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Manado yang entah kenapa, awal awalnya ada, tapi pada akhirnya hilang. Kedua, terkait permintaan Gubernur untuk pembangunan Rusun Sinode GMIM Sulut. Bisa kiranya itu mendapat perhatian,” ujar Herson.
Herson mengatakan lagi, tahun ini ia juga mengusulkan dua Rusun Pesantren, dimana yang satu belum keluar dan yang satunya lagi dalam proses lelang. “Katanya pemenangnya sudah ada, tinggal tunggu proses kontrak, tentu saya ucapkan terima kasih,” ujar mantan Bupati Kabupaten Bolsel dua periode itu.
Selain itu, Herson juga menyampaikan adanya keluhan masyarakat soal ribetnya persyaratan mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
“Ini yang kita bantu kan rakyat yang kategori lemah, susah, kemarin diruangan ini telah disepakati bersama agar persyaratannya tidak dipersulit, mungkin ini bisa menjadi perhatian pak Dirjen, karena saya masih mendengar keluhan dari masyarakat, dimana masih sulitnya persyaratan yang dibuat oleh fasilitator yang ada dibawah,” sebutnya.
Disisi lain, Herson mengharapkan agar kiranya Dirjen, dapat memperhatikan rekrutmen Fasilitator yang ada dibawah, dimana menurut Herson, Fasilitator yang ada kebanyakan masih dari luar daerah yang mengakibatkan kinerja mereka tidak maksimal.
“Saya melihat belum begitu kena, belum begitu pas, karena banyak fasilitator berasal dari daerah luar, ini terkendala di transportasinya. Nah kedepan, mohon menjadi perhatian kita upayakan mereka ini dari labupaten tempat mereka berada sehingga mempermudah tugas mereka memfasilitasi pekerjaan, bantuan kepada masyarakat,” sebutnya.
Meski begitu, Herson menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dirjen Perumahan KemenPUPR yang tetap memperhatikan pembiayaan untuk rumah swadaya. “Saya ucapkan terima kasih Pak Dirjen Perumahan, orang-orang bapak dibawah itu begitu ramah, mudah dihubungi, sehingga seluruh persoalan yang ditemui, semuanya clear di lapangan,” pungkasnya. (*/red)