Pemkab Bolsel Perkuat Sinergi Dukung Transformasi Pengawasan Telekomunikasi dan Infrastruktur Digital

e-berita.com, Bolsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menyatakan dukungan terhadap transformasi tata kelola pengawasan spektrum frekuensi radio dan infrastruktur digital sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi di daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si. melalui Asisten III Sekretariat Daerah yang juga Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bolsel, Wahyudin Kadullah, S.I.P., M.M., saat menghadiri Sosialisasi Transformasi dalam Pengawasan Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital di NDC Resort Manado, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Agenda itu juga menjadi ajang sosialisasi Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 11 Tahun 2026 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Bidang Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital.
Regulasi yang ditetapkan pada 30 Juli 2026 tersebut membawa perubahan nomenklatur Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Manado menjadi Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital Kelas I Manado. Perubahan itu sekaligus memperluas tugas dan fungsi lembaga, tidak hanya dalam pengawasan spektrum frekuensi radio, tetapi juga mencakup pemantauan serta pengukuran kualitas layanan telekomunikasi di wilayah Sulawesi Utara.
Wahyudin Kadullah yang hadir bersama jajaran Diskominfo Bolsel menilai perluasan kewenangan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Balai Monitor dalam memastikan masyarakat memperoleh layanan telekomunikasi yang semakin baik.
“Transformasi ini tentu sangat relevan dengan kebutuhan daerah. Kualitas jaringan dan infrastruktur digital saat ini menjadi bagian penting dalam menunjang pelayanan publik, aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun komunikasi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Wahyudin, peningkatan kualitas infrastruktur digital merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan transformasi digital di daerah. Karena itu, koordinasi lintas instansi menjadi langkah yang diperlukan agar berbagai persoalan konektivitas dapat ditangani secara lebih efektif.
Ia menegaskan, Pemkab Bolsel melalui Diskominfo siap memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan Balai Monitor, khususnya dalam mendukung pemantauan kualitas layanan telekomunikasi serta penyelesaian berbagai kendala jaringan yang masih dihadapi masyarakat.
“Kami berharap sinergi ini terus diperkuat sehingga masyarakat Bolsel dapat memperoleh layanan telekomunikasi yang semakin berkualitas dan infrastruktur digital yang semakin andal,” tegasnya.
Transformasi kelembagaan tersebut diharapkan mampu memperkuat pengawasan spektrum frekuensi radio sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur digital di Sulawesi Utara, sehingga dapat mendukung pemerataan akses telekomunikasi dan percepatan pembangunan berbasis digital di seluruh daerah, termasuk Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. (rdk)



