Program MBG di Pinolosian Tengah Mulai Berjalan, Layani 1.063 Penerima Manfaat

e-berita.com, Bolsel – Setelah dinantikan masyarakat, Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pinolosian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), akhirnya resmi mulai beroperasi, Selasa (15/9/2026).
Beroperasinya program tersebut ditandai dengan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang berlokasi di Desa Deaga.
Peresmian dihadiri langsung Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid, Ketua DPRD Bolsel Arifin Olii, Wakil Ketua DPRD Ridwan Olii, jajaran Asisten Setda Bolsel, pimpinan OPD, pimpinan SPPG bersama mitra, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta perwakilan sekolah penerima manfaat.
Perwakilan Kepala SPPG Deaga, Moh. Iqsar Aliu, mengungkapkan rasa syukur atas mulai beroperasinya dapur MBG di wilayah Pinolosian Tengah.
“Alhamdulillah, hari ini SPPG Deaga resmi beroperasi. Ini merupakan langkah awal untuk memastikan masyarakat, khususnya peserta didik dan kelompok rentan, dapat memperoleh asupan makanan bergizi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahap awal SPPG Deaga akan melayani sebanyak 1.063 penerima manfaat, yang terdiri atas 706 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA, serta 357 penerima manfaat kategori 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Meski demikian, Iqsar mengakui masih terdapat beberapa wilayah yang belum sepenuhnya terlayani.
“Untuk Desa Mataindo dan Desa Adow masih dilakukan penyesuaian, sehingga belum seluruh penerima manfaat dapat terakomodasi pada tahap awal ini. Ke depan pelayanan akan terus diperluas,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan operasional SPPG di kecamatan lainnya. Dalam waktu dekat, SPPG di Kecamatan Pinolosian Timur akan segera beroperasi di Desa Onggunoi dan nantinya melayani seluruh wilayah kecamatan tersebut.
Sementara itu, untuk Kecamatan Pinolosian, dapur MBG telah tersedia dan saat ini masih menunggu proses verifikasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum mulai beroperasi.
Pemerintah Kabupaten Bolsel menargetkan cakupan pelayanan Program MBG dapat mencapai 100 persen pada tahun 2027, sehingga seluruh sasaran penerima manfaat di daerah tersebut dapat menikmati program pemerintah pusat itu.
Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Kabupaten Bolsel menegaskan, pelayanan kepada 1.063 penerima manfaat saat ini merupakan tahap awal dari pelaksanaan program.
“Jumlah penerima manfaat akan terus bertambah seiring proses pengajuan dan verifikasi SPPG baru oleh Badan Gizi Nasional. Pemerintah daerah berkomitmen agar seluruh wilayah Bolsel nantinya dapat terlayani melalui program MBG,” tegas Deddy.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak ragu terhadap kualitas makanan yang disalurkan melalui program tersebut.
“Seluruh proses telah mengikuti standar yang ditetapkan, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga pendistribusian makanan kepada para siswa dan kelompok penerima manfaat lainnya. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena aspek kebersihan, keamanan, dan kualitas gizi menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Menurut Deddy, Program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
Ia menjelaskan, operasional dapur MBG turut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Selain itu, kebutuhan bahan pangan diupayakan dipenuhi melalui kemitraan dengan petani, peternak, nelayan, maupun pelaku UMKM di Bolsel.
“Kami berharap kebutuhan dapur MBG dapat dipasok oleh masyarakat lokal. Dengan begitu, manfaat program ini tidak hanya dirasakan penerima makanan bergizi, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah,” katanya.
Sebelumnya, Wakil Bupati bersama rombongan meninjau langsung proses distribusi makanan bergizi kepada para siswa di SMP Negeri Adow. Selanjutnya, rombongan juga memantau penyaluran MBG bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang dipusatkan di Kantor Desa Deaga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 1303/06 Pinolosian, Kapolsek Pinolosian, para Asisten Setda Bolsel, pimpinan OPD, Camat Pinolosian Tengah, Kepala Puskesmas, pemerintah desa, serta perwakilan sekolah penerima manfaat di wilayah Kecamatan Pinolosian Tengah. (**/rdk)



