✨Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Bolmong

Janji Yusra-Don Operasikan RSU Pratama Dumoga Ditunaikan

e-berita.com, Bolmong — Janji Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati, Dony Lumenta (Yusra-Don) untuk mengoperasikan Rumah Sakit Umum (RSU) Pratama Dumoga, tepatnya di Desa Modomang, Kecamatan Dumoga Timur akhirnya ditunaikan.

Senin (11/05/2026) sere tadi, Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Abdullah Mokoginta, Anggota DPRD Bolmong, Amri Modeong, para staf ahli/khusus Bupati, unsur Forkopimcam dan sejumlah jajaran pimpinan OPD hadir meresmikan fasilitas layana kesehatan tersebut dalam momentum Soft Opening Pelayanan Kesehatan UPTD RSU Tipe D Pratama Kabupaten Bolaang Mongondow.

Hal ini menjadi wujud nyata atas kerja konkret Yusra-Don dalam menjawab harapan masyarakat akan segera difungsikannya fasilitas kesehatan tersebut setelah sempat mengalami kendala administrasi selama kurang lebih tiga tahun.

Launching tersebut diawali dengan doa lintas agama yang dipimpin perwakilan umat Muslim, Kristen, Hindu, dan Katolik. Doa bersama itu dipanjatkan sebagai bentuk harapan agar operasional RSU Pratama Dumoga dapat berjalan lancar dan mampu memberikan pelayanan kesehatan maksimal bagi masyarakat di wilayah Dumoga Raya dan sekitarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bolmong, I Ketut Kolak dalam laporannya menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit tersebut dimulai pada Juni 2022 dengan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp27,6 miliar.

“Luas lahan rumah sakit sekitar 2,5 hektare dari total perencanaan 5 hektare. Pembangunan selesai pada 18 Februari 2023 dan telah diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Utara pada tahun yang sama,” ujar Ketut.

Ia menambahkan, rumah sakit dibangun dengan konstruksi dua lantai. Lantai pertama difungsikan untuk pelayanan instalasi rawat jalan, instalasi gawat darurat (IGD), poli penyakit dalam, poli gigi, radiologi, hingga ruang rawat inap. Sementara lantai kedua digunakan untuk tambahan ruang perawatan pasien, serta ruang operasi.

Menurutnya, keterlambatan pengoperasian rumah sakit disebabkan persoalan administrasi, terutama terkait alih fungsi lahan yang membutuhkan proses cukup panjang.

“Permasalahan utama selama ini adalah administrasi alih fungsi lahan. Namun berkat kerja konkret dan koordinasi intensif Bupati dan Wakil Bupati Bolmong, serta berberapa pihak terkait, persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan,” katanya.

Ketut juga memastikan bahwa RSU Pratama Dumoga kini telah dilengkapi sistem manajemen dan standar pelayanan sesuai ketentuan untuk rumah sakit tipe D pratama.

Sementara itu, Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, mengungkapkan rasa syukur karena rumah sakit tersebut akhirnya dapat difungsikan setelah lama mengalami stagnasi operasional.

“Alhamdulillah, setelah kurang lebih tiga tahun mengalami kemandekan, hari ini rumah sakit ini akhirnya bisa beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat,” ujar Yusra dalam sambutannya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah berupaya menghadirkan layanan kesehatan tanpa melanggar aturan dan prosedur yang berlaku.

“Ketika ada niat baik dan rasionalitas untuk menghadirkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, pemerintah tentu harus mencari solusi. Yang terpenting, rumah sakit ini bisa difungsikan sesuai standar pelayanan yang ada tanpa menabrak regulasi,” tegasnya.

Meski demikian, Yusra meminta masyarakat memaklumi masih adanya sejumlah fasilitas yang belum tersedia secara maksimal, termasuk layanan BPJS Kesehatan dan fasilitas pendingin ruangan.

“Pelayanan BPJS memang belum tersedia karena masih ada tahapan dan prosedur yang harus dipenuhi mengingat rumah sakit ini masih baru. Begitu juga fasilitas AC akan dilengkapi secara bertahap ke depan. Yang paling utama saat ini rumah sakit sudah bisa beroperasi dan melayani masyarakat sesuai standar tipe D,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang sehingga RSU Pratama Dumoga akhirnya dapat difungsikan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja bersama dan berjuang menghadirkan rumah sakit ini untuk masyarakat Bolmong,” katanya.

Yusra turut meminta manajemen rumah sakit agar memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang pasien.

“Saya minta seluruh tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit bekerja maksimal serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kehadiran rumah sakit ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Selain itu, ia berharap keamanan dan stabilitas di sekitar rumah sakit tetap terjaga agar pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal.

“Kami berharap dukungan dari pihak kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa untuk bersama-sama menjaga keamanan dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar fasilitas kesehatan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya. (**/rdk)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button