e-berita.com, Bolmong – Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, SE, M.Si, bersama Wakil Bupati Dony Lumenta, menerima kunjungan kerja Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.H.I, bersama rombongan. Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Bupati, Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Selasa (06/1/2026).
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut rencana pembangunan Kampus Moderasi Beragama IAIN Manado di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), yang diharapkan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang moderat di wilayah Bolaang Mongondow Raya.

Bupati Yusra Alhabsyi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas keseriusan IAIN Manado dalam menghadirkan institusi pendidikan tinggi di Bolmong. Menurutnya, kehadiran kampus ini akan memberikan dampak strategis bagi peningkatan kualitas pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow sangat menyambut baik rencana pembangunan Kampus IAIN. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan moderasi beragama,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, Pemkab Bolmong siap bersinergi dan memberikan dukungan sesuai kewenangan daerah agar proses pembangunan hingga operasional kampus dapat berjalan lancar.
“Yang pasti Pemkab Bolmong sangat mendukung dan mendorong percepatan pembangunan Kampus Moderasi Beragama ini di Bolmong,” pungkasnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Manado, Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.H.I menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk menyampaikan secara langsung kepada Bupati terkait rencana pembangunan kampus beserta tahapan pelaksanaannya.
Menurutnya, pada tahap awal, kampus IAIN Manado di Bolmong direncanakan memiliki tiga fakultas, salah satunya Fakultas Kesehatan dengan tiga program studi, yaitu Farmasi, Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat.

“Insya Allah, percepatan pembangunan fisik akan mulai dilaksanakan pada tahun 2026 ini. Kami menargetkan pada tahun 2027 kampus sudah dapat beroperasi dan menerima mahasiswa, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” jelas Prof. Ahmad Rajafi.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin, sehingga pembangunan Kampus Moderasi Keagamaan, khususnya IAIN Manado di Bolaang Mongondow dapat berjalan sesuai rencana dan menjadi pusat pendidikan unggulan di kawasan tersebut. (**/rdk)


