e-berita.com, Bolsel – Udara malam di ibukota Kecamatan Bolaang Uki terasa berbeda pada Jumat (1/11) itu. Di bawah langit yang bertabur bintang, denting musik tradisional berpadu dengan tawa warga. Aroma jajanan pasar menyeruak di antara keramaian. Perayaan Hari Ulang Tahun Bolaang Uki ke-176 benar-benar menjadi pesta rakyat yang penuh kehangatan, akrab, dan berwarna.
Di tengah hiruk pikuk perayaan, sosok Bupati Bolaang Mongondow Selatan, H. Iskandar Kamaru, S.Pt, M.Si, tampak hadir dengan senyum ramahnya. Malam itu, ia tidak datang sebagai pejabat dengan protokol ketat, melainkan sebagai bagian dari masyarakat yang ingin menikmati kebersamaan dan merayakan jati diri daerahnya.
Didampingi oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, mulai dari Kepala Dinas Satpol PP, Kabag Pembangunan, Sekretaris Dinas Sosial, Sekretaris Dinas Kominfo, hingga Tenaga Ahli Kehumasan, Bupati Iskandar berjalan menelusuri deretan stand UMKM lokal. Di sana, aneka kuliner khas Bolaang Uki menggoda setiap pengunjung yang melintas, kukusa yang lembut, cucur yang manis legit, hingga sabongi yang gurih menjadi jajanan tradisional yang banyak diminati pengunjung.
Sesekali, Bupati berhenti, berbincang ringan dengan pedagang, mencicipi kopi panas, lalu tertawa bersama masyarakat.
“Kunjungan ini bukan sekadar seremonial,” ujarnya dengan nada hangat.
“Ini bentuk dukungan dan semangat bagi panitia serta seluruh masyarakat. Semoga kebersamaan dan gotong royong seperti ini menjadi contoh bagi kecamatan lain.” ungkap Bupati.
Malam itu, panggung utama menjadi pusat perhatian. Tari Hibagaya Agu Hi Baikeke membuka acara dengan gemulai gerak dan irama yang memukau. Disusul oleh penampilan eksotis dari Sanggar Mutia yang menampilkan tarian India penuh warna, serta tarian Bugis Mapadendang dari Sanggar Al-Hidayah yang mengguncang panggung dengan semangat tradisi.
Tak hanya panggung, area sekeliling pun hidup. Lampu-lampu hias bergelantungan di antara tenda-tenda pelaku UMKM yang menampilkan hasil kerajinan tangan, makanan khas, hingga produk pertanian lokal. Di sana, denyut ekonomi rakyat berpadu dengan semangat pelestarian budaya—sebuah harmoni yang terasa nyata di setiap sudut.
Perayaan HUT Bolaang Uki ke-176 ini berlangsung sejak 27 Oktober hingga 2 November 2025, menghadirkan berbagai kegiatan budaya, kuliner, hingga hiburan rakyat yang menghidupkan suasana malam di jantung Bolaang Uki.
Menutup kunjungannya, Bupati Iskandar menyampaikan pesan yang menggugah.
“Merawat tradisi bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi memastikan warisan leluhur tetap hidup dalam kehidupan generasi sekarang dan mendatang.” tegasnya.
Di bawah cahaya lampu yang mulai meredup dan alunan musik yang perlahan menurun, kata-kata itu terasa begitu bermakna. Malam itu, Bolaang Uki bukan sekadar merayakan usia, tapi juga meneguhkan identitasnya. Daerah yang tumbuh dari akar budaya, hidup dari kebersamaan, dan melangkah menuju masa depan dengan semangat 176 tahun yang tak pernah padam. (***)


