✨Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Bolsel

HUT ke-177 Bolaang Uki, Iskandar Kamaru Gaungkan Pelestarian Sejarah dan Budaya: Museum Daerah Jadi Harapan

e-berita.com, Bolsel – Usia 177 tahun bukan sekadar penanda panjangnya perjalanan sebuah wilayah, melainkan pengingat akan akar sejarah, identitas, dan warisan leluhur yang harus terus dijaga.

Pesan itulah yang mengemuka dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-177 Kecamatan Bolaang Uki Tahun 2026, yang berlangsung khidmat di Alun-Alun Molibagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Di tengah semangat membangun daerah menuju masa depan, Bupati Bolsel, Dr. (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, hadir sekaligus memimpin jalannya upacara. Momentum bersejarah tersebut menjadi ruang refleksi untuk meneguhkan kembali komitmen menjaga warisan budaya dan memperkuat jati diri masyarakat Bolaang Uki.

Dalam sambutannya, Iskandar menegaskan bahwa peringatan HUT ke-177 Kecamatan Bolaang Uki tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi kesempatan untuk menengok perjalanan sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu, serta memastikan nilai-nilai luhur yang diwariskan tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Menurutnya, Bolaang Uki memiliki sejarah panjang dan kedudukan penting dalam perjalanan daerah. Karena itu, identitas sejarah tersebut harus dirawat dan diwariskan kepada generasi muda agar kemajuan pembangunan tidak membuat masyarakat tercerabut dari akar budaya sendiri.

“Sejarah dan budaya harus kita jaga bersama. Jangan sampai generasi mendatang kehilangan jati dirinya. Kita harus mampu melestarikan warisan leluhur sekaligus terus bergerak maju untuk membangun daerah yang lebih baik,” demikian pesan Bupati.

Museum daerah dan bahasa Bolaang, upaya menjaga warisan leluhur

Komitmen pelestarian sejarah, menurut Iskandar, perlu diwujudkan melalui langkah konkret, bukan hanya sebatas imbauan. Salah satu upaya yang akan didorong Pemerintah Kabupaten Bolsel adalah pembangunan museum daerah sebagai ruang pelestarian dan penyimpanan peninggalan sejarah kerajaan.

Keberadaan museum diharapkan dapat menjadi tempat bagi generasi sekarang dan mendatang untuk mengenal lebih dekat perjalanan sejarah daerah, sekaligus menjaga agar jejak peradaban masa lalu tidak hilang ditelan waktu.

Selain peninggalan sejarah berbentuk benda, pelestarian bahasa daerah juga menjadi perhatian pemerintah. Penguatan bahasa Bolaang direncanakan dilakukan melalui penyusunan dan peluncuran buku pembelajaran muatan lokal yang akan diberlakukan di sekolah-sekolah.

Langkah ini menjadi penting karena bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan bagian dari identitas dan kekayaan budaya yang menyimpan nilai, pengetahuan, serta cara pandang masyarakat terhadap kehidupan.

Melalui pendidikan, generasi muda diharapkan tidak hanya mengenal bahasa daerah sebagai warisan keluarga, tetapi juga memahami nilai sejarah dan budaya yang melekat di dalamnya.

Merawat persaudaraan, menguatkan masa depan

Lebih jauh, Iskandar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-177 Bolaang Uki sebagai momentum mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan memperkuat semangat hidup berdampingan dalam keberagaman.

Nilai saling menghormati, menguatkan, dan menyayangi, menurutnya, harus terus dipelihara sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. Sebab, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya karakter, persatuan, dan kepedulian sosial masyarakat.

Adat dan budaya, dalam pandangan tersebut, bukan sekadar peninggalan masa lalu yang dikenang pada perayaan tertentu. Keduanya merupakan fondasi pembentukan karakter generasi penerus sekaligus bekal untuk menentukan arah masa depan daerah.

Peringatan HUT ke-177 Kecamatan Bolaang Uki pun menjadi pengingat bahwa menjaga warisan leluhur dan mendorong kemajuan bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya justru perlu berjalan beriringan agar pembangunan tetap berpijak pada identitas dan nilai-nilai lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Bolsel, Ny. Hj. Selpian Kamaru-Manoppo, Sekretaris TP-PKK Ny. Rosdiana Abdul Hamid Lapatola, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat instansi vertikal, Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, sangadi, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta peserta upacara.

Dengan semangat usia ke-177 tahun, Bolaang Uki diharapkan terus melangkah maju tanpa kehilangan akar sejarahnya. Sebab, daerah yang mampu menghargai masa lalunya adalah daerah yang memiliki pijakan kuat untuk membangun masa depan yang lebih bermartabat dan sejahtera. (rdk)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button