✨Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Bolsel

Wabup Deddy Abdul Hamid Pimpin Launching Proyek Perubahan PKN II, Dorong Transformasi Digital di Bolsel

e-berita.com, Bolsel – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Deddy Abdul Hamid, memimpin langsung peluncuran (launching) proyek perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII di Ruang Rapat Berkah, Kawasan Perkantoran Panango, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong inovasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui gagasan perubahan yang dirancang oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolsel.

Dalam sambutannya, Deddy menyampaikan apresiasi sekaligus kebanggaan atas partisipasi para pejabat daerah yang mengikuti PKN Tingkat II dengan menghadirkan proyek perubahan yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi penyelenggaraan pemerintahan dan masyarakat.

“Atas nama pemerintah daerah, kami merasa bangga karena ada teman-teman kita dari beberapa OPD yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional sekaligus mengajukan proyek perubahan yang tentu bermanfaat bagi kita semua di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan,” ujar Deddy.

Ia menegaskan, Pemkab Bolsel mendukung penuh gagasan inovatif yang dihasilkan para peserta agar tidak berhenti sebatas pemenuhan program pelatihan, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi kebutuhan penting dalam menjawab tantangan tata kelola pemerintahan modern. Karena itu, proyek perubahan yang berorientasi pada inovasi dan digitalisasi diharapkan mampu memperkuat efektivitas kerja birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Tentu kami mendukung program ini dan nantinya akan diimplementasikan dalam kegiatan pemerintahan sehingga bisa membantu kita semua. Karena kita sudah masuk di era digital, proyek seperti ini tentu sangat bermanfaat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Deddy juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Utara yang telah menyelenggarakan PKN Tingkat II Angkatan XXIII.

Ia berharap, proses pembelajaran dan gagasan perubahan yang dihasilkan para peserta dapat menjadi momentum untuk memperkuat inovasi serta mendorong pembenahan sistem kerja pemerintahan di Kabupaten Bolsel.

“Terima kasih kepada BPSDM Provinsi Sulawesi Utara. Proyek perubahan yang mereka gagas ini akan menjadi salah satu tonggak perubahan di Bolsel,” ungkapnya.

Empat Proyek Perubahan, Sasar Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan empat proyek perubahan yang diusung peserta PKN Tingkat II. Masing-masing proyek mengangkat isu strategis sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah.

Pertama, Anies Kangidem, Kepala Dinas Pertanian, mengusung proyek perubahan berjudul “Penguatan Pelayanan Kesehatan Hewan dan Pengendalian Zoonosis di Kabupaten Bolsel”. Gagasan ini berfokus pada penguatan pelayanan kesehatan hewan dan pengendalian penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

Kedua, Rastin Mooduto, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), mempresentasikan proyek perubahan “Genta ASN (Gerakan Tertib Administrasi ASN)”. Program ini diarahkan untuk mendorong ketertiban administrasi aparatur sipil negara sebagai bagian dari penguatan tata kelola kepegawaian.

Ketiga, Awaludin Lamalani, Kepala Dinas Perhubungan, memperkenalkan proyek perubahan “Sistem Pengawasan dan Inspeksi Kendaraan Bermotor Terintegrasi Berbasis Digital”. Inovasi tersebut mengedepankan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengawasan dan inspeksi kendaraan bermotor secara terintegrasi.

Keempat, Dr. Sri Suhaiti Pakaya, Kepala Dinas Sosial, memaparkan proyek perubahan “Bolsel Social Care: Transformasi Layanan Sosial Terpadu pada Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Perlindungan Kelompok Rentan, Integrasi Data, serta Penyaluran Bantuan Sosial Tepat Sasaran”.

Proyek Bolsel Social Care diarahkan untuk memperkuat keterpaduan layanan sosial, meningkatkan perlindungan terhadap kelompok rentan, mengintegrasikan data, serta mendukung penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

Keempat proyek tersebut mencerminkan upaya pembaruan di sejumlah sektor pelayanan, mulai dari pertanian, administrasi kepegawaian, transportasi hingga pelayanan sosial.

Melalui implementasi proyek perubahan tersebut, Pemkab Bolsel diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif, meningkatkan efektivitas pelayanan publik, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Bolsel serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bolsel. (rdk)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button