Bupati Iskandar Buka Sosialisasi Aksi Perubahan PKA 2026, Dorong Inovasi Digital Perkuat Reformasi Birokrasi

e-berita.com, Bolsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong reformasi birokrasi melalui pengembangan inovasi pelayanan publik.
Komitmen tersebut ditandai dengan dibukanya kegiatan Sosialisasi Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2026 oleh Bupati Bolsel, Dr (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., di Ruang Rapat Berkah, Kawasan Perkantoran Panango, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah penyampaian tiga aksi perubahan yang digagas peserta PKA Angkatan II Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan berbasis teknologi informasi.
Tiga inovasi yang dipresentasikan yakni Garda Idealis yang digagas Rosdiana Lapatola, S.E., AsetQu oleh Rizka Mayulu, S.E., M.Si., serta Bolsel Terpadu yang diinisiasi Hartakni Hartawan, S.STP., M.Si.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandar Kamaru memberikan apresiasi atas lahirnya berbagai inovasi yang dinilai mampu menjawab tantangan birokrasi di era digital. Menurutnya, setiap aksi perubahan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.
“Garda Idealis diarahkan untuk memperkuat mekanisme kerja organisasi agar semakin profesional. Sementara AsetQu menghadirkan sistem pengelolaan aset daerah yang lebih tertib, akurat, dan mudah dipantau. Adapun Bolsel Terpadu menjadi langkah penting dalam mendorong digitalisasi administrasi dan pengelolaan keuangan daerah sehingga proses kerja menjadi lebih cepat, efektif, dan mengurangi ketergantungan pada sistem pencatatan manual,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, keberhasilan implementasi setiap inovasi tidak hanya bergantung pada kualitas gagasan, tetapi juga memerlukan komitmen kuat dari seluruh pelaksana, dukungan pimpinan perangkat daerah, serta ketersediaan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas.
Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi pelaksanaan inovasi dengan tetap memperhatikan keamanan data serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Lebih lanjut, Iskandar mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bolsel untuk terus membangun budaya kerja yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman maupun berbagai tantangan pelayanan publik.
“Perubahan besar selalu diawali dari kemampuan melihat persoalan sederhana dan menghadirkan solusi yang nyata serta berkelanjutan. Karena itu, saya berharap semangat berinovasi terus tumbuh di setiap perangkat daerah,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Iskandar Kamaru secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim.” Ia berharap seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan serius serta aktif memberikan masukan konstruktif guna menyempurnakan berbagai aksi perubahan yang dihasilkan.
Menurutnya, inovasi yang lahir dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator tidak boleh berhenti sebagai proyek pelatihan semata, tetapi harus mampu diimplementasikan secara berkelanjutan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern, profesional, dan berkualitas di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten III, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para reformer, serta peserta Sosialisasi Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2026. (rdk)



