e-berita.com, Bolmong – Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ny. Anik Selvanus Yulius, melalui Dinas Pertanian Provinsi Sulut menyalurkan bantuan pertanian bagi kelompok tani perempuan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Kamis (12/02/2026)
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulut, Wilhelmina Pangemanan, kepada Ketua TP PKK Kabupaten Bolmong, Ny. Kalsum Alhabsyi didampingi Sekretaris TP PKK Bolmong, Ny. Syliane Lumenta Pangalila, berserta sejumlah pengurus di daerah.
Selanjutnya, bantuan disalurkan kepada ibu-ibu kelompok tani di Desa Inobonto dan Kelurahan Inobonto.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulut, Wilhelmina Pangemanan, mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen TP PKK Provinsi Sulut dalam mendukung pemberdayaan perempuan, khususnya di sektor pertanian.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Ibu Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Selvanus Yulius, dalam mendorong peran aktif perempuan di sektor pertanian. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan keluarga,” ujar Pangemanan, mewakili Ketua TP PKK Sulut.
Ia juga menambahkan, sinergi antara TP PKK, pemerintah daerah, dan kelompok tani perempuan menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan daerah.
“Semoga bantuan ini tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kemandirian dan keberlanjutan usaha pertanian ibu-ibu kelompok tani,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bolmong, Ny. Kalsum Alhabsyi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TP PKK Provinsi Sulut atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada kelompok tani perempuan di wilayahnya.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini menjadi motivasi bagi ibu-ibu kelompok tani di Bolmong khususnya Desa dan Kelurahan Inobonto untuk semakin giat mengembangkan usaha pertanian mereka,” ungkap Kalsum.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti dalam meningkatkan kapasitas dan semangat para perempuan tani, terutama dalam membantu perekonomian keluarga.
“Kami berharap kerja sama dan dukungan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga pemberdayaan perempuan di sektor pertanian semakin kuat dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (rdk)


