e-berita.com, Bolsel — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus menunjukkan komitmen dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini ditandai dengan kegiatan penyaluran simbolis makanan bergizi di tiga sekolah sekaligus peresmian Dapur MBG DuoLL Popodu oleh Wakil Bupati Bolsel yang juga Ketua Satgas MBG, pada Rabu (12/11/2025).

Kegiatan dimulai pukul 08.47 Wita di tiga sekolah, yakni MIN 1 Tolondadu, SDN 1 Tolondadu, dan TK Tabilaa Kecamatan Bolaang Uki. Usai penyaluran MBG kepada para siswa, rombongan Wakil Bupati melanjutkan perjalanan menuju Desa Popodu untuk menghadiri launching dan tasyakuran Dapur MBG DuoLL Popodu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Bolsel Marzanzius A. Oby, S.STP, M.AP, Asisten II Ichan Utiah, SH, serta sejumlah kepala perangkat daerah antara lain Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Rante Hattani, S.Pd, M.Pd, Kadis Ketahanan Pangan Kasman Djauhari, S.Pd, M.Si, dan Kadis Kominfo Marwan Makalalag, S.Pd. Hadir pula unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta para pengelola dapur MBG.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bolsel, Deddy Abdul Hamid menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membangun generasi emas Indonesia.
“Program MBG ini bukan sekadar memberikan bantuan makanan. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Melalui program ini, kita ingin meningkatkan asupan gizi anak-anak, menekan angka stunting, dan menciptakan SDM unggul dan produktif di masa depan,” ujar Wabup.

Wabup juga mengingatkan seluruh pengelola dapur agar memperhatikan standar mutu dan kebersihan dalam setiap proses pengolahan makanan.
“Karena ini menyangkut makanan anak-anak, maka faktor gizi, higienitas, dan mutu harus menjadi prioritas utama. Kami juga mendorong agar seluruh dapur segera mengurus sertifikasi SLHS agar operasionalnya berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Duol Popodu, M. Iksar H. Aliu menjelaskan bahwa Kabupaten Bolsel menjadi daerah kedua di Sulawesi Utara yang berhasil memenuhi kriteria pendirian dapur MBG.
“Dapur MBG DuoLL Popodu ini merupakan yang ketiga berdiri di Bolsel, setelah SPPG Soguo dan SPPG Iloheluma. Beberapa dapur lain juga sedang dalam tahap pembangunan, seperti di Deaga, Sinombayuga, Pinolosian Timur, dan dapur Polres Bolsel,” ungkap Iksar.
Ia menambahkan, seluruh dapur MBG diwajibkan memenuhi standar gizi, higienitas, dan administrasi yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Bahan pokok sebisa mungkin disuplai dari masyarakat lokal agar berdampak pada ekonomi daerah,” tambahnya.
Dinda Lamusu, sekalu Mitra MBG sekaligus pengelola Dapur DuoLL Popodu menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara peresmian ini.
“Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari program nasional MBG ini. Nama ‘DuoLL’ saya ambil dari dua keluarga besar Liando-Lamusu, yang menjadi mitra utama dalam pengelolaan dapur ini,” katanya.
Diketahui, Dapur MBG DuoLL Popodu dikelola oleh Yayasan Sederhana Bangkit Nusantara dengan mitra Dinda Lamusu dan Grace Liando. Dapur ini akan melayani 1.391 siswa penerima manfaat yang tersebar di 22 sekolah di wilayah Kecamatan Bolaang Uki dan sekitarnya.
Dengan beroperasinya Dapur DuoLL Popodu, menjadi bukti komitmen bersama untuk memaksimalkan program Nasional ini di Kabupaten Bolsel. (**/rdk)


