e-berita.com, Bolmut – Pemerintah Kabupaten Bolang Mongondow Utara (Bolmut) memastikan stok pupuk bersubsidi di seluruh wilayah Bolmut masih dalam kondisi aman dan melimpah hingga akhir Oktober 2025. Ketersediaan ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan petani memasuki musim tanam.
Bupati Bolmut, Sirajudin Lasena mengatakan bahwa hingga pekan terakhir Oktober, penyaluran pupuk bersubsidi baru mencapai NPK 38,40 Persen dan urea 39,35 Persen.
“Kita pastikan pupuk bersubsidi tersedia sesuai dengan kebutuhan petani. Tidak ada kelangkaan. Bahkan, stok digudang Distributor masih banyak,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Sementara itu,Kepala Dinas Pertanian Bolmut,Sisca Babay mengungkapkan bahwa serapan pupuk bersubsidi telah mencapai 77,75 Persen secara keseluruhan dengan rincian serapan yakni Pupuk Urea 891.6 Ton dari kuota 2.248 ton atau 39,35 Persen.Serta Pupuk NPK 992,3 Ton dari kuota 2526 ton atau 38,40 Persen.
“Ini berdasarkan pendataan yang kami lakukan di 6 Kios pengecer pupuk bersubsidi yang tersebar di 6 Kecamatan,”ungkapnya
Dia juga mengimbau petani untuk menebus pupuk sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan.Ia menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk mencegah penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi.
“Kami terus memantau agar pupuk bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Dengan stok yang cukup, petani tidak perlu khawatir menghadapi musim tanam berikutnya,”tukasnya
Dengan stok yang masih melimpah hingga Oktober ini kata Sisca, pemerintah optimistis produktivitas pertanian tetap terjaga dan harga bahan pangan dapat stabil menjelang akhir tahun.(RHB)


