Magang ke Jepang Resmi Dimulai, Bupati Iskandar: Kesempatan Emas bagi Pemuda Bolsel

e-berita.com, Bolsel – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., secara resmi membuka Program Magang Jepang Tahap Awal yang merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolsel dengan Indonesia Nippon Anugerah (INA).
Kegiatan tersebut diikuti puluhan calon peserta magang dan digelar di Lapangan Futsal Kompleks Perkantoran Panango, Senin (28/9/2029)
Dalam sambutannya, perwakilan INA menjelaskan bahwa lembaganya telah mengantongi izin resmi sebagai penyelenggara penyaluran peserta magang ke Jepang. Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja asing di Jepang terus meningkat setiap tahun sehingga membuka peluang yang cukup besar bagi tenaga kerja asal Indonesia.
Selain menawarkan prospek karier, Jepang juga dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem perlindungan tenaga kerja yang baik. Para pekerja asing memperoleh perlindungan hukum yang jelas, termasuk jaminan asuransi serta hak-hak ketenagakerjaan yang diatur secara ketat.
Usai mengikuti seleksi tahap awal, peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahapan wawancara yang dijadwalkan berlangsung dalam satu hingga dua bulan mendatang.

Bupati Iskandar Kamaru dalam arahannya mengungkapkan tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut. Dari lebih dari 70 orang yang mendaftar, kuota maksimal peserta yang akan diberangkatkan ke Jepang sebanyak 50 orang.
“Bisa saja yang lolos kurang dari itu, tapi kuota maksimalnya adalah 50 orang. Maka dari itu, siapkan mental, fisik yang kuat, dan kemampuan berbahasa Jepang,” tegas Iskandar.
Ia menjelaskan bahwa program magang ke Jepang sebenarnya telah direncanakan sejak tahun 2020. Namun, pelaksanaannya baru dapat direalisasikan tahun ini setelah sempat tertunda akibat sejumlah kendala teknis.
Pada kesempatan itu, Iskandar juga berbagi pengalaman saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Nakanoto pada Agustus lalu. Ia turut mengenang pengalamannya mengikuti program magang di Jepang pada tahun 2001.
Menurutnya, budaya kerja di Jepang sangat menghargai kedisiplinan, keuletan, dan dedikasi. Pekerja yang menunjukkan kinerja baik bahkan berpeluang memperoleh berbagai insentif maupun bonus dari perusahaan.
“Tidak ada yang perlu kalian khawatirkan. Perkuat mental, fisik, dan kemampuan berbahasa Jepang karena itu merupakan modal utama ketika bekerja di sana,” pesannya kepada para peserta.
Menutup sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bolsel untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja di luar negeri. Ia juga menyampaikan visi menjadikan Bolaang Mongondow Selatan sebagai pusat pelaksanaan program magang ke Jepang bagi seluruh wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).
“Kami berharap ke depan Bolsel tidak hanya menjadi daerah pengirim tenaga magang, tetapi juga menjadi pusat pelaksanaan program magang Jepang bagi masyarakat se-Bolaang Mongondow Raya,” ujarnya.
Pembukaan Program Magang Jepang Tahap Awal tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Bolsel, Marzanzius A. Ohy, S.STP., M.AP., para asisten, staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh calon peserta magang asal Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. (rdk)



