Dihadiri Bupati Yusra, Pemkab Bolmong Replikasi Sistem Geospasial ‘SISGITA’ Milik Pemkot Tangsel

e-berita.com, Bolmong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) untuk mereplikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA).
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata Pemkab Bolmong dalam memodernisasi tata kelola perpajakan dan menekan risiko kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sinergi antardaerah ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Ruang Blandongan Lantai 4, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026).
Penandatanganan kerja sama dihadiri langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., bersama Wali Kota Tangerang Selatan, Drs. H. Benyamin Davnie.
Digitalisasi Pajak Berbasis Geospasial
SISGITA merupakan inovasi digital berbasis Geographic Information System (GIS) unggulan milik Pemkot Tangsel. Sistem ini mampu mengintegrasikan Nomor Objek Pajak (NOP) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) secara presisi dengan Nomor Identifikasi Bidang (NIB) tanah.
Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, menegaskan bahwa penerapan SISGITA di Kabupaten Bolaang Mongondow akan membawa tiga dampak utama bagi daerah,
Pertama terkait akurasi data, Yusra mengatakan lewat kerja sama ini harapanya akan meningkatkan validitas dan akurasi data pertanahan daerah secara digital, yang kedua optimalisasi PAD dan efisiensi layanan
“Lewat SIGITA ini diharalkan dapat menutup celah potensi kebocoran pendapatan daerah dari sektor pajak bumi dan bangunan, serta mempercepat serta mempermudah layanan publik melalui integrasi data yang terpadu,” ungkap Yusra Alhabsyi.

Kerja Sama Lintas Sektoral
Komitmen digitalisasi ini tidak hanya dilakukan di tingkat kepala daerah, melainkan diturunkan langsung ke instansi teknis. Kesepakatan yang ditandatangani hari ini mencakup tiga poin utama:
• Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Bolaang Mongondow dan Wali Kota Tangerang Selatan.
• Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Keuangan Daerah (BKD) Bolmong dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tangsel.
• Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bolmong dan Diskominfo Tangsel.
Dalam agenda krusial ini, Bupati Yusra Alhabsyi didampingi oleh jajaran pejabat teras Pemkab Bolmong. Di antaranya Kepala BKD Renti Mokoginta, S.Pd., M.A.P., Kepala Diskominfo Ma’rief Mokodompit, S.Kom., serta Kabag Tata Pemerintahan Setda Henny Kaseunaung, S.E., M.M., bersama tim teknis dari Bidang Perimbangan, Pendataan, Penagihan, hingga Seksi Pengelolaan Data BKD Bolmong.

Jadi Percontohan Nasional
Inovasi SISGITA terbukti menarik perhatian nasional. Saat ini, tercatat ada 58 hingga 60 kabupaten/kota di Indonesia yang mengantre untuk mengadopsi sistem perpajakan ini. Penandatanganan yang dilakukan hari ini bahkan digelar serentak bersama puluhan kepala daerah lain dari berbagai wilayah di Indonesia.
Pentingnya sinergi ini juga mendapat legitimasi dari pemerintah pusat dan lembaga pengawas. Acara tersebut turut disaksikan dan dihadiri oleh Gubernur Banten Andra Soni, S.M., M.AP., hadir juga Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., Kasatgas Direktorar Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI, serta jajaran pejabat teras dari Kementerian ATR/BPN.
Melalui implementasi SISGITA, Pemkab Bolmong optimistis dapat menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel demi mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah ke depan. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar-kepala daerah serta tamu VIP. (**/rdk)



