✨Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Bolmong

Stok BBM Mulai Stabil, Pihak SPBU Kosio Sebut Antrean Bakal Kembali Normal Besok

e-berita.com, Bolmong — Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kosio, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara, masih terlihat hingga Kamis (3/9/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan kendaraan masih mengular di area pengisian BBM. Kondisi ini membuat masyarakat harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mendapatkan bahan bakar, meski pasokan disebut mulai kembali stabil.

Penanggung Jawab SPBU Kosio, Denny Manorek, mengatakan kondisi pasokan BBM saat ini sudah berangsur normal.

Namun, antrean panjang yang terbentuk akibat keterbatasan pasokan sebelumnya masih memberikan dampak hingga Kamis.

“Pasokan so stabil, cuma imbas antreannya masih terasa. Mudah-mudahan mulai besok so normal,” kata Denny.

Menurutnya, keterbatasan pasokan Pertalite sebelumnya dipengaruhi keterlambatan kapal tanker menuju Depot Pertamina Bitung akibat kondisi cuaca dan gelombang.

Gangguan distribusi tersebut berdampak terhadap penerimaan stok BBM di sejumlah SPBU, termasuk SPBU Kosio. Kondisi itu kemudian memicu penumpukan kendaraan ketika pasokan tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Saat distribusi mulai kembali stabil, antrean tidak serta-merta terurai. Kendaraan yang sebelumnya tertahan, ditambah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap BBM, membuat kepadatan masih terjadi hingga hari ini.

Denny berharap proses normalisasi distribusi BBM dapat terus berjalan sehingga antrean kendaraan segera berkurang dan masyarakat tidak lagi harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Ia memperkirakan, jika pasokan tetap berjalan normal, kondisi antrean di SPBU Kosio mulai berkurang pada Jumat (4/9/2026).

Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pembelian sesuai kebutuhan dinilai penting agar stok yang tersedia dapat terdistribusi secara merata kepada masyarakat.

Normalisasi pasokan diharapkan segera mengurai antrean sekaligus mengembalikan aktivitas pengisian BBM di SPBU Kosio seperti sebelum terjadi gangguan distribusi.(rdk)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button