✨Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Bolmong

Sidak SPBU, Bupati Yusra Tegaskan Jangan Ada Permainan dalam Penyaluran BBM

e-berita.com, Bolmong — Keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) dan antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, bahkan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi tersebut. Pada Kamis (3/9/2026), Yusra melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Tuyat guna melihat secara langsung proses pelayanan sekaligus menelusuri persoalan yang menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan BBM.

Dalam sidak tersebut, Yusra menegaskan kepada pengelola dan petugas SPBU agar tidak melakukan praktik yang dapat merugikan masyarakat dalam pelayanan maupun penyaluran BBM.

“Saya minta tidak ada permainan dalam pelayanan dan penyaluran BBM. Semua harus berjalan sesuai aturan,” tegas Yusra.

Selain memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan, Yusra turut menyoroti penggunaan tangki kendaraan dalam proses pengisian BBM. Ia meminta setiap kendaraan menggunakan tangki standar dan tidak memanfaatkan tangki modifikasi untuk memperoleh BBM secara berlebihan.

“Kendaraan yang melakukan pengisian harus menggunakan tangki standar. Jangan sampai ada pihak tertentu yang memanfaatkan kondisi ini dengan tangki modifikasi atau melakukan pengisian berulang untuk mengambil keuntungan,” ujarnya.

Menurut Yusra, kondisi sulitnya masyarakat memperoleh BBM tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk meraup keuntungan. Karena itu, pengawasan terhadap distribusi BBM harus diperketat, mulai dari proses pengisian hingga BBM tersebut diterima konsumen.

Pemkab Bolmong, kata dia, berkepentingan memastikan BBM yang tersedia dapat dinikmati masyarakat sesuai peruntukannya dan tidak dikuasai oleh pihak tertentu melalui pembelian dalam jumlah yang tidak wajar.

Sidak di SPBU Tuyat menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons keluhan masyarakat sekaligus memastikan pelayanan dan distribusi BBM di lapangan berjalan transparan serta sesuai aturan.

Yusra pun meminta pengawasan tidak hanya dilakukan di SPBU Tuyat, tetapi diperkuat di seluruh SPBU yang berada di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow.

“BBM adalah kebutuhan masyarakat. Jangan sampai di tengah kondisi seperti sekarang ada pihak-pihak tertentu yang mengambil keuntungan dengan mengorbankan masyarakat. Pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan agar tidak ada permainan dalam penyaluran BBM,” tandasnya.

Pemkab Bolmong menegaskan pengawasan akan terus dilakukan sebagai upaya menjaga agar setiap liter BBM yang tersedia benar-benar disalurkan sesuai ketentuan dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. (rdk)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button