11 dari Tergat 57 KDMP di Bolsel Rampung Dibangun, Dandim; Pengoperasian Tunggu dari Vendor

e-berita.com, Bolsel — Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus menunjukkan perkembangan. Dari 57 titik yang tersebar di wilayah tersebut, sebanyak 11 titik KDMP telah rampung 100 persen pembangunan fisiknya.
Hal itu disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 1303/Bolaang Mongondow, Letkol Inf. Manashe Lomo, S.H., M.I.P., saat ditemui di Kantor Bupati Bolsel, Senin (31/8/2026).
Meski pembangunan fisik telah rampung di sejumlah titik, Manashe menegaskan bahwa kondisi tersebut belum serta-merta membuat KDMP dapat dinyatakan siap beroperasi.
Menurutnya, setiap koperasi masih harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk kelengkapan fasilitas dan perlengkapan yang menjadi standar operasional sebagaimana ditetapkan pihak terkait, termasuk Agrinas.
“Bangunan yang sudah jadi belum bisa dikatakan operasional. Operasional itu ketika seluruh fasilitas dan perlengkapan yang ada di dalam koperasi sudah masuk. Ini yang akan kita kawal,” jelas Manashe.
Ia mengatakan, pengawalan juga dilakukan terhadap proses distribusi berbagai fasilitas dan perlengkapan KDMP dari vendor ke masing-masing titik.
Jika terdapat kendaraan maupun peralatan yang dikirim langsung oleh vendor, pihaknya akan memastikan seluruh barang diterima dalam kondisi lengkap dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
“Misalnya ada kendaraan KDMP, dari vendor langsung meletakkan barang di titik koperasi. Kami harus pastikan barang itu berfungsi dengan baik dan lengkap,” ujarnya.
Sementara itu, terhadap titik KDMP yang pembangunan fisiknya belum rampung, Manashe mendorong agar proses pengerjaan terus dipacu.
Ia menyebut, target penyelesaian pembangunan secara umum diarahkan dalam kurun waktu sekitar tiga bulan. Namun, realisasi di lapangan menghadapi dinamika berbeda pada setiap wilayah.
“Target kita tiga bulan. Tetapi dinamika yang ada di masing-masing wilayah berbeda, sehingga ada yang lambat dan ada yang tepat waktu,” katanya.
Karena itu, pengawalan pembangunan tidak hanya difokuskan pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas pendukung tersedia sebelum koperasi memasuki tahap operasional.
Manashe menegaskan, pihaknya akan terus mengawal progres pembangunan KDMP di Bolsel agar program tersebut tidak berhenti sebatas pembangunan infrastruktur.
“Yang kita kawal bukan hanya bangunannya, tetapi sampai fasilitasnya lengkap dan siap digunakan,” tegasnya.
Dengan kesiapan fisik dan fasilitas yang memadai, KDMP diharapkan dapat segera berfungsi secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat desa. (rdk)



