
e-berita.com, Gorontalo – Di tengah semarak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-XVII yang mempertemukan ribuan pelaku sektor pertanian dan kelautan dari seluruh Indonesia, Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, memanfaatkan momentum tersebut untuk berburu inovasi dan peluang baru bagi kemajuan petani serta nelayan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Kunjungan kerja yang dilakukan Wabup Dony ke area Pameran Agribisnis dan Gelar Teknologi PENAS XVII di Provinsi Gorontalo tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Di setiap sudut pameran, ia terlihat aktif mengamati berbagai teknologi terbaru, berdialog dengan pelaku usaha, hingga menggali informasi mengenai praktik-praktik terbaik yang telah berhasil diterapkan di berbagai daerah.
Beragam stan yang menampilkan inovasi di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga teknologi pengolahan hasil pertanian dan perikanan menjadi perhatian khusus. Teknologi budidaya modern, alat pertanian efisien, hingga sistem pengolahan hasil laut yang ramah lingkungan menjadi sejumlah inovasi yang dinilai memiliki potensi untuk diterapkan di Bolmong.
Menurut Dony Lumenta, kehadiran Pemerintah Kabupaten Bolmong dalam ajang nasional tersebut merupakan bagian dari upaya mencari solusi konkret untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi petani dan nelayan di daerah.
“Kedatangan kami ke sini bukan sekadar melihat, melainkan mencari solusi dan peluang nyata. Tujuan utamanya adalah membawa manfaat langsung bagi petani dan nelayan di Bolmong. Kita ingin mereka memiliki akses terhadap teknologi yang lebih baik, cara budidaya yang lebih efektif, serta jaringan pemasaran yang lebih luas,” ujar Dony.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga melakukan sejumlah diskusi dengan narasumber, pengusaha, dan pelaku agribisnis dari berbagai provinsi. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mempelajari strategi peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan petani, serta pengembangan kemitraan yang dapat membantu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian maupun perikanan.
Ia menegaskan bahwa sektor pertanian dan kelautan masih menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Bolaang Mongondow. Karena itu, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi faktor penting untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada kedua sektor tersebut.
“Melalui penerapan teknologi yang tepat, biaya produksi dapat ditekan, kualitas hasil panen meningkat, dan akses pasar menjadi lebih luas. Inilah yang ingin kita bawa pulang dari PENAS, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Dony memastikan bahwa berbagai informasi dan peluang yang diperoleh selama kunjungan tersebut tidak akan berhenti pada tahap pengamatan semata. Pemerintah Kabupaten Bolmong, kata dia, berkomitmen menindaklanjutinya melalui program-program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan petani dan nelayan.
Beberapa langkah yang tengah dipersiapkan antara lain penguatan program pendampingan, pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta fasilitasi kerja sama dan kemitraan dengan berbagai pihak potensial dari luar daerah. Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat modernisasi sektor pertanian dan perikanan sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Ajang PENAS XVII sendiri menjadi salah satu forum terbesar di Indonesia yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, dunia usaha, serta pemerintah dalam satu wadah kolaborasi. Dengan peserta yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, serta mempercepat adopsi inovasi di sektor agribisnis dan kelautan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bolmong, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut bukan hanya bentuk partisipasi dalam agenda nasional, tetapi juga bagian dari ikhtiar menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Harapannya, berbagai pengetahuan, teknologi, dan peluang kemitraan yang diperoleh dari PENAS XVII dapat menjadi bekal untuk mewujudkan sektor pertanian dan perikanan yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan di Bolaang Mongondow. (rdk)



