✨Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Bolsel

Wabup Deddy Teken MoU Bersama BPBPK Terkait Optimalisasi SPAM Bolaang Uki

e-berita.com, Bolsel – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih yang layak dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Bolsel, Deddy Abdul Hamid, dalam penandatanganan Nota Kesepakatan Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bolaang Uki, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya itu berlangsung di Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulut.

Penandatanganan nota kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan pekerjaan Optimalisasi SPAM Bolaang Uki Tahun Anggaran 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dan memperluas cakupan pelayanan air minum bagi masyarakat Bolsel.

Kepala BPBPK Sulawesi Utara, Reza Riska Pratama, S.T., menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar pelaksanaan program SPAM berjalan optimal, tepat sasaran, serta berkelanjutan.

Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid menyambut baik dukungan pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, optimalisasi SPAM Bolaang Uki menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses air minum yang layak, khususnya di wilayah Bolaang Uki dan sekitarnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, kami mengapresiasi dukungan penuh dari Kementerian PU melalui BPBPK Sulut. Optimalisasi SPAM Bolaang Uki ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pemenuhan hak dasar masyarakat atas air bersih yang layak dan berkelanjutan. Kami siap mengawal dan mendukung penuh pelaksanaannya,” tegas Deddy.

Ia menambahkan, optimalisasi tersebut juga diarahkan untuk menambah sambungan rumah (SR), sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati layanan air bersih secara langsung.

Deddy turut menjelaskan bahwa pengelolaan SPAM di Kabupaten Bolsel saat ini masih dalam tahap penataan. Karena itu, layanan tersebut belum dikenakan retribusi maupun pungutan biaya kepada masyarakat.

Di sisi lain, pelayanan air bersih masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan debit air akibat musim kemarau berkepanjangan. Kondisi ini membutuhkan penanganan berkelanjutan, baik melalui optimalisasi infrastruktur maupun pemeliharaan jaringan distribusi.

Untuk itu, Pemkab Bolsel akan terus mengupayakan dukungan anggaran bagi pemeliharaan jaringan air bersih agar kualitas dan kontinuitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

Pemerintah daerah juga merencanakan pengembangan SPAM secara bertahap di setiap kecamatan. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas pemerataan pelayanan, mengingat kondisi geografis Bolsel dengan jarak antarkecamatan yang relatif berjauhan.

Melalui penandatanganan nota kesepakatan tersebut, Pemkab Bolsel berharap optimalisasi SPAM Bolaang Uki Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses terhadap air minum yang layak dan berkelanjutan.

Wabup Deddy Abdul Hamid turut didampingi Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), serta jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bolsel. (rdk)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button