DPRD Bolsel Gelar Bimtek Tingkatkan Kapasitas Legislasi, Anggaran dan Pengawasan

e-berita.com, Bolsel – Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas DPRD dalam Fungsi Legislasi, Anggaran dan Pengawasan bertenpat di Swiss-Belhotel Manado, Sulawesi Utara.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai Rabu (14/10/2026) hingga Sabtu (17/10/2026), ini bertujuan memperkuat kapasitas, kompetensi, serta profesionalisme anggota legislatif dalam menjalankan tiga fungsi utama DPRD.
Ketua DPRD Bolsel, Ir. Arifin Olii mengatakan Bimtek tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman anggota DPRD terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kelembagaan, terutama dalam pembentukan peraturan daerah, pembahasan anggaran, serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Menurutnya, penguatan kapasitas legislatif diperlukan untuk mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap DPRD dapat semakin memahami tugas dan fungsi kelembagaan secara komprehensif, sehingga pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dapat berjalan lebih optimal,” ujar Arifin.
Lanjut Ketua DPRD Bolsel dua periode itu menegaskan bahwa peningkatan kapasitas anggota legislatif merupakan kebutuhan penting untuk menunjang pelaksanaan tugas DPRD secara profesional dan bertanggung jawab.
Ia menyebut fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan membutuhkan pemahaman yang kuat, terutama dalam menghadapi dinamika kebijakan pemerintahan serta perkembangan regulasi yang terus mengalami perubahan.

“Bimtek ini sangat penting karena anggota DPRD perlu terus memperbarui pengetahuan dan mengasah kemampuan, terutama dalam menjalankan fungsi. Dengan pemahaman yang semakin baik, diharapkan setiap kebijakan dan keputusan yang diambil dapat lebih terarah serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut kualitas pelaksanaan tugas kelembagaan, khususnya dalam mengawal perencanaan pembangunan, pembahasan anggaran daerah, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah dapat lebih maksimal
Terpisa, Sekretaris DPRD Bolsel, Suprin Mohulaingo, mengatakan dalam pelaksanaan Bimtek, peserta mendapatkan sejumlah materi strategis yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas DPRD. Materi tersebut meliputi optimalisasi pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah, politik hukum dan kerangka regulasi investasi daerah, termasuk regulasi terkait kemudahan berusaha dan Undang-Undang Cipta Kerja.
Selain itu, peserta juga dibekali strategi pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027. Materi lainnya berfokus pada optimalisasi fungsi anggaran dan pengawasan DPRD.
“Untuk memperkuat kualitas pembelajaran, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang pemerintahan, hukum, ekonomi, keuangan daerah, serta pencegahan korupsi,” ungkap Sekwan.
Adapun para narasumber yang mengisi materi di antaranya Dr. Een Novritha Walewangko, S.E., M.S.E., akademisi sekaligus tenaga ahli Bappeda kabupaten dan kota di Sulawesi Utara, Dr. Frangky Alexander Hendra Zachawerus, S.H., M.H., perwakilan dari Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Magdalena Wullur, akademisi sekaligus staf ahli bidang ekonomi dan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta Tim Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Bimtek penguatan kapasitas DPRD Kabuapten Bolsel ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi anggota legislatif, tetapi juga mendorong terciptanya penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif, transparan, dan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat Bolsel. (**/rdk)



