20 Tenaga Kerja Mandiri di Desa Siniyung Terima Bantuan Modal Usaha dari Pemkab Bolmong

e-berita.com, Bolmong – Sebanyak 20 Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di Desa Siniyung, Kecamatan Dumoga, menerima bantuan modal usaha dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Program tersebut merupakan salah satu implementasi visi dan misi Bupati Yusran Alhabsyi bersama Wakil Bupati Dony Lumenta dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Penyaluran bantuan dilaksanakan melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Bolmong. Bantuan ini diharapkan mampu mendorong pengembangan usaha masyarakat sekaligus menciptakan dan mempertahankan lapangan kerja di tingkat desa.
Kepala Disnakertrans Bolmong, Yarlis Awaludin Hatam mengatakan program bantuan modal bagi TKM menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor usaha produktif.
“Bantuan ini bertujuan untuk mengembangkan usaha masyarakat, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta menciptakan lapangan kerja di desa,” ujar Yarlis saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Balai Desa Siniyung, Kecamatan Dumoga, Selasa (29/9/2026).
Yarlis mengingatkan seluruh penerima manfaat agar menggunakan bantuan modal sesuai dengan kebutuhan usaha yang telah diajukan. Menurutnya, pemanfaatan dana secara tepat akan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas usaha.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Sangadi Desa Siniyung, Oslan Laurens, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bolmong atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat melalui program bantuan permodalan tersebut.
Menurut Oslan, program itu menjadi bukti nyata komitmen Bupati Yusran Alhabsyi dan Wakil Bupati Dony Lumenta dalam memperkuat sektor UMKM sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat desa.
“Kami berharap bantuan modal ini dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga usaha masyarakat dapat berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian keluarga,” ujarnya.
Salah seorang penerima bantuan, Milka Kolopita, mengaku bersyukur atas bantuan modal usaha sebesar Rp2.500.000 yang diterimanya. Ia menilai program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama di tengah menurunnya hasil panen akibat musim kemarau.
“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan permodalan ini. Saat musim kemarau hasil panen menurun, sehingga bantuan ini sangat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjadi tambahan modal usaha,” ungkapnya.
Dalam proses penyaluran bantuan, Pemerintah Kabupaten Bolmong menerapkan sejumlah tahapan administratif. Seluruh penerima manfaat terlebih dahulu menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), Pakta Integritas, serta Berita Acara Serah Terima (BAST) sebagai syarat pencairan dana.
Setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap, bantuan modal dicairkan melalui Kas Daerah dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima manfaat.
Selain di Kecamatan Dumoga, pelaksanaan penandatanganan dokumen bantuan modal bagi TKM di wilayah Dumoga Bersatu juga dilaksanakan di tiga kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Dumoga Timur, Dumoga Utara, dan Dumoga Barat, sebagai bagian dari upaya pemerataan program pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow. (rdk)



