Ratusan Orang “Padati” Disdagkop-UKM Kotamobagu. Ada Apa Ya ?

E-BERITA.COM, KOTAMOBAGU – Pemandangan tak biasa kembali terpantau di Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagkop-UMKM) Kotamobagu. Pasalnya ada ratusan orang yang tampak memadati kantor tersebut.

 

Usut punya usut ternyata, mereka merupakan para pelaku UMKM yang hendak mendaftar dalan program bantuan stimulus UMKM dari Pemerintah pusat dengan nilai bantuan Rp. 1,2 Juta.

 

Menurut Kepala Bidang Koperasi dan UKM Kotamobagu, Meiva S.W. Najoan bantuan pemerintah usaha mikro dari kementerian Koperasi dan UKM ini, diperuntukkan untuk pelaku usaha di Kotamobagu sebesar Rp 1,2 juta perorang. “Untuk hari ini sebanyak 200 orang yang mendaftar dan di Minggu pertama dibukanya pendaftaran, sudah ada 1.368 orang yang mendaftar untuk program bantuan ini.” kata Meiva.

 

Dikatakannya lagi, dari 1.368 orang yang kita sudah mendaftar ini, data mereka akan dikirim ke Kementerian dan Pemerintah pusat. “Jadi yang menentukan siapa yang menerima itu dari Kementerian Koperasi dan UKM,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, untuk penerima UMKM di Kotamobagu tidak ditargetkan berapa banyak. Dan untuk pencairan sendiri kami masih menunggu keputusan dari Kementerian terkait. “Saat ini kita hanya mendata pelaku usaha yang datang dan tidak ada yang ditargetkan berapa pelaku usaha menerima bantuan. Begitu juga untuk tahap pencairan, kami menunggu keputusan Kementerian Koperasi dan UKM,” tambahnya.

 

Sementara itu, Wahyudi salah seorang pelaku usaha yang ikut mendaftarkan diri sebagai calon penerima bantuan itu mengaku bahwa, membludaknya jumlah pendaftar kemungkinan karena adanya informasi bahwa hari ini merupakan waktu terakhir untuk pendaftaran.” Sebelumnya saya sudah mendaftar tapi karena masih ada persyaratan yang kurang jadi hari ini saya kembali lagi, ternyata hari ini sudah lebih ramai, sudah banyak orang yang antri. Mukin karena hari ini jadi hari terkahir pendaftaran.” ungkapnya.

 

“Soal dapat atau tidak, ya pasrah aja. Kalau dapat ya Alhamdulillah lumayan bisa nambah modal usaha. Kalau tidak, ya mungkin belum rezeki, ” tutupnya. (Ing/redaksi)

Exit mobile version