Peringati Hari Pangan Sedunia, Besok Pemkab Bolsel Akan Gelar Gerakan Pangan Murah di Molibagu

e-berita.com, Bolsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Kamis, 22 Oktober 2026 besok, dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) yang diperingati setiap 16 Oktober.
Kegiatan ini akan dipusatkan di Alun-alun Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki itu, menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bolsel, Kasman Jauhari, mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah tersebut direncanakan berlangsung selama satu hari dengan melibatkan sejumlah pihak, termasuk pelaku usaha ritel dan penyedia bahan pangan di daerah.
“Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari perusahaan ritel hingga pengusaha toko sembako dan Rumah Pangan Kita (RPK) binaan Bulog. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Kasman kepada media ini.
Adapun sejumlah komoditas yang disiapkan dalam kegiatan tersebut meliputi beras kualitas medium, minyak goreng, dan gula. Komoditas ini merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang diharapkan dapat diperoleh dengan harga lebih murah dibandingkan harga yang berlaku di pasaran.
Sejumlah pelaku usaha ritel, seperti Indomaret dan Alfamart, serta pengusaha toko sembako dan pengelola Rumah Pangan Kita binaan Bulog, direncanakan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Kasman menegaskan, Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia, tetapi juga merupakan langkah untuk mendukung keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha sangat penting dalam mendukung ketersediaan serta keterjangkauan pangan di daerah,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Bolsel berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari upaya stabilisasi harga pangan, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap pentingnya ketahanan pangan bagi kesejahteraan masyarakat. (rdk)



