✨Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Bolmong

Wabup Dony Lumenta Dorong KDKMP Perpendek Rantai Distribusi Pupuk ke Petani

e-berita.com, Bolmong — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow terus memperkuat langkah strategis untuk memastikan ketersediaan sekaligus kelancaran distribusi pupuk bagi petani.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam Mendukung Distribusi Pupuk, yang dirangkaikan dengan rapat bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) Regional 4B.

Rakor yang difasilitasi Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bolaang Mongondow itu dibuka dan dipimpin langsung Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta, S.Tr.T., di Ruang Rapat Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Selasa (6/10/2026).

Dalam arahannya, Dony menegaskan bahwa persoalan pupuk tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan komoditas, tetapi juga menyangkut bagaimana distribusinya dapat berjalan efektif hingga benar-benar diterima petani yang membutuhkan.

Karena itu, ia mendorong penguatan sinergi antara Pemkab Bolmong, pengurus KDKMP, penyuluh pertanian, serta PT Pupuk Indonesia untuk membangun sistem distribusi yang lebih efisien dan tepat sasaran.

“Pemerintah Daerah harus terus hadir secara proaktif, mendengarkan, serta merespons kendala-kendala di lapangan, khususnya terkait akses pupuk. Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat menjadi instrumen strategis dalam memperpendek rantai distribusi dan mendekatkan pelayanan langsung kepada masyarakat petani di tingkat desa,” tegas Dony.

Menurutnya, pupuk merupakan salah satu komponen penting yang secara langsung berkaitan dengan keberlangsungan aktivitas pertanian dan produktivitas petani. Karena itu, berbagai kendala dalam rantai distribusi perlu diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

“Kita ingin memastikan kebijakan dan distribusi yang ada benar-benar menjawab kebutuhan petani di lapangan. Jangan sampai ada persoalan yang sebenarnya bisa diselesaikan melalui koordinasi, tetapi tidak tertangani karena lemahnya komunikasi antarpihak,” ujarnya.

Penyuluh Jadi Jembatan Informasi

Usai arahan Wakil Bupati, rakor dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan para penyuluh pertanian.

Dalam forum tersebut, para penyuluh diberikan kesempatan menyampaikan kondisi objektif di wilayah binaan masing-masing, termasuk berbagai kendala teknis yang dihadapi dalam proses distribusi dan pemenuhan kebutuhan pupuk petani.

Diskusi itu sekaligus menjadi ruang untuk menyerap aspirasi dan memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi distribusi pupuk di tingkat lapangan.

Pemkab Bolmong menilai keberadaan penyuluh memiliki posisi strategis dalam memastikan kebijakan pemerintah dapat diterjemahkan sesuai kebutuhan petani.

Selain mendampingi petani dalam kegiatan produksi, penyuluh juga berperan sebagai penghubung informasi antara pemerintah, petani, dan berbagai pihak yang terlibat dalam sektor pertanian.

Karena itu, berbagai masukan yang disampaikan para penyuluh menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah dalam membenahi tata kelola distribusi pupuk.

Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Rakor tersebut turut mempertemukan sejumlah pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan langsung dengan distribusi pupuk dan sektor pertanian di Kabupaten Bolmong.

Hadir di antaranya Manajer Penjualan Sulut-Go PT Pupuk Indonesia, Ben Manggar Imawan, Asisten Account Sulut Gresta Anggara, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Perdagangan dan ESDM, perwakilan KDKMP, serta para penyuluh pertanian se-Kabupaten Bolaang Mongondow.

Keterlibatan lintas sektor tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum koordinasi, tetapi berlanjut dalam bentuk langkah konkret untuk mengatasi berbagai persoalan distribusi pupuk di lapangan.

Pemkab Bolmong pun menargetkan terbangunnya sistem distribusi pupuk yang lebih tertib, transparan, efisien, dan tepat sasaran, dengan KDKMP sebagai salah satu instrumen penting untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat di tingkat desa.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi Kabupaten Bolaang Mongondow menuju “Bolmong Juara, Maju & Sejahtera.” (rdk)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button