e-berita.com, Bolmong – Wakil Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Dony Lumenta, S.Tr.T., melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (20/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bolmong dalam memperkuat pembentukan karakter dan kesiapan calon aparatur negara melalui pemberian pembekalan secara langsung kepada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Bolmong Tahun Anggaran 2026.
Dalam kesempatan itu, Wabup Dony Lumenta memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai calon abdi negara.
Menurutnya, Latsar tidak semata-mata menjadi tahapan administratif untuk menjadi ASN, tetapi merupakan proses pembentukan karakter dan mental kerja yang akan menentukan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
“CPNS harus memahami bahwa menjadi ASN bukan sekadar mendapatkan status sebagai aparatur negara. Ada tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh integritas, disiplin, dan rasa tanggung jawab,” tegas Dony dalam arahannya.
Ia menegaskan, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmong harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, mudah diakses, efisien, serta bebas dari praktik diskriminasi.
Karena itu, para peserta Latsar didorong untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi, termasuk kemampuan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Jangan pernah berhenti belajar. Dunia birokrasi terus berubah dan tuntutan masyarakat semakin tinggi. ASN harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menghadirkan inovasi yang memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujarnya.
Dony juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang kolaboratif. Menurutnya, birokrasi modern tidak boleh terjebak pada pola kerja yang kaku dan sekat-sekat hierarki, melainkan harus mengedepankan komunikasi, koordinasi, kerja sama, dan penyelesaian masalah secara bersama.
Ia meminta para peserta Latsar tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi mampu mengimplementasikan nilai-nilai dan materi yang diperoleh selama pelatihan ketika nantinya kembali menjalankan tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmong.
“Materi yang diperoleh dalam Latsar harus benar-benar diimplementasikan di tempat kerja. Jangan sampai pelatihan hanya menjadi pengetahuan di ruang kelas. Harus ada perubahan cara kerja, peningkatan kualitas pelayanan, dan kontribusi nyata bagi organisasi maupun masyarakat,” tegasnya.
Lebih jauh, Wabup Dony mengingatkan bahwa para CPNS merupakan bagian dari generasi birokrasi yang akan menjadi salah satu pilar penggerak pembangunan daerah di masa mendatang.
Untuk itu, ia berharap seluruh peserta mampu membangun komitmen sejak dini untuk menjadi ASN yang profesional, berintegritas, inovatif, dan memiliki orientasi kuat terhadap kepentingan masyarakat.
“Saudara-saudara adalah bagian dari masa depan birokrasi dan pembangunan daerah. Karena itu, bangun integritas sejak sekarang, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan jadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai orientasi utama,” tandasnya.
Kunjungan kerja tersebut turut disambut dan didampingi Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Franky Alexander Tintingon, S.STP., M.Si., bersama jajaran panitia penyelenggara kegiatan Latsar.
Melalui pembekalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolmong berharap para CPNS mampu memahami posisi strategis ASN sekaligus mempersiapkan diri menjadi aparatur yang profesional dan mampu menjawab tuntutan pelayanan publik serta tantangan pembangunan daerah di masa depan. (rdk)
