Beri Pembekalan Peserta Latsar CPNS Bolmong, Bupati Yusra Tekankan Integritas ASN

e-berita.com, Bolmong — Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., menegaskan pentingnya membangun karakter aparatur sipil negara (ASN) yang adaptif, inovatif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Yusra saat memberikan pembekalan dan ceramah Muatan Teknis Substansi Lembaga (MTSL) kepada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Tahun 2026 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (13/8/2026).

Di hadapan para peserta Latsar, Bupati Yusra menekankan bahwa perubahan lingkungan pemerintahan dan tuntutan pelayanan publik mengharuskan ASN untuk tidak terjebak dalam pola kerja konvensional.

Menurutnya, aparatur pemerintahan harus mampu keluar dari zona nyaman, membaca persoalan secara cepat, serta menghadirkan inovasi dan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah saat ini, para CPNS dituntut untuk lebih aktif, proaktif, dan kreatif dalam mencari solusi,” tegas Yusra.

ASN Harus Hadir sebagai Pelayan Masyarakat

Bupati Yusra juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir atau mindset sejak seseorang memasuki dunia birokrasi.

Ia mengingatkan para CPNS bahwa status sebagai aparatur negara bukanlah privilese untuk dilayani, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sikap ramah, responsif, komunikatif, dan penuh empati, kata dia, harus menjadi bagian dari budaya kerja ASN di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Jadilah ASN yang hadir untuk melayani masyarakat. Jangan sampai pola pikir kita justru terbalik, seolah-olah masyarakat yang harus melayani kita,” pesannya.

Tak hanya menekankan aspek pelayanan, Yusra juga meminta para CPNS menjadikan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Menurutnya, kompetensi tanpa integritas berpotensi kehilangan arah, sementara integritas akan menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Siap Ditugaskan di Mana Saja

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan para CPNS agar memiliki mental pengabdian dan kesiapan menjalankan tugas di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Ia meminta tidak ada aparatur yang memilih-milih tempat penugasan ataupun menjadikan lokasi kerja sebagai alasan untuk mengeluhkan tanggung jawab yang diberikan.

“Tugas ini adalah pengabdian. Saya meminta seluruh CPNS untuk selalu siap menjalankan tugas dan ditugaskan di mana pun di wilayah Bolaang Mongondow tanpa mengeluh,” tambahnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa kebutuhan pelayanan pemerintahan harus menjadi prioritas, termasuk memastikan keberadaan ASN di wilayah-wilayah yang membutuhkan dukungan aparatur secara optimal.

Ilmu Harus Berujung pada Manfaat

Menutup arahannya, Yusra meminta para peserta tidak menjadikan pendidikan, keahlian, dan ilmu pengetahuan yang dimiliki sebatas modal administratif atau teori di atas kertas.

Ia mendorong seluruh CPNS mampu menerjemahkan kompetensi yang dimiliki ke dalam kebijakan, inovasi, dan program kerja yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bagi Yusra, keberhasilan seorang ASN bukan hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan rutin, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya mampu memberikan perubahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Ilmu dan pendidikan yang saudara miliki harus diimplementasikan dalam pekerjaan. Jadikan kompetensi itu sebagai kekuatan untuk menghadirkan program dan kebijakan yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pembekalan tersebut turut dihadiri Kepala BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Franky Alexander Tintingon, S.STP., M.Si.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menyiapkan sumber daya aparatur yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki orientasi kuat terhadap pelayanan publik.

Bagi para CPNS, pesan Bupati Yusra menjadi bekal awal bahwa memasuki birokrasi bukan sekadar memperoleh status sebagai aparatur negara, melainkan menerima tanggung jawab untuk mengabdi dan bekerja nyata bagi masyarakat Bolaang Mongondow. (rdk)

Exit mobile version