Festival Seni Budaya Bolmong 2026 Resmi Dibuka, Dony Lumenta Ajak Generasi Muda Lestarikan Warisan Leluhur

e-berita.com, Bolmong — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow resmi menggelar Festival Seni Budaya Bolaang Mongondow Tahun 2026. Mengusung semangat pelestarian tradisi di tengah perkembangan zaman, festival ini dibuka di Pelataran Kantor Bupati Bolaang Mongondow, Selasa (11/8/2026) pagi.

Festival tahun ini mengangkat tema “Merajut Warisan, Merangkul Masa Depan, Lestarikan Keragaman Budaya”, yang menjadi pesan kuat tentang pentingnya menjaga identitas budaya daerah sekaligus menjadikannya sebagai bagian dari pembangunan masa depan.

Pembukaan festival dilakukan Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, mewakili Bupati Bolaang Mongondow. Dalam sambutannya, Dony terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati yang pada waktu bersamaan sedang mengikuti agenda forum diskusi.

Dony menegaskan, pelestarian budaya tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, keberadaan festival harus mampu membangun kebanggaan masyarakat terhadap identitas daerah, khususnya di kalangan generasi muda.

Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan memperkenalkan berbagai warisan budaya Bolaang Mongondow, termasuk dengan membiasakan penggunaan pakaian adat dalam berbagai momentum.

“Budaya daerah harus terus kita lestarikan. Jangan sampai generasi muda kehilangan jati dirinya karena tidak lagi mengenal warisan budaya yang ditinggalkan para leluhur,” demikian pesan yang disampaikan dalam arahannya.

Menurut Dony, perkembangan teknologi digital justru harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkenalkan seni dan budaya Bolaang Mongondow kepada khalayak yang lebih luas.

Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk memanfaatkan berbagai platform digital sebagai media promosi dan edukasi budaya. Dengan cara tersebut, seni tradisional tidak hanya dipertahankan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kekuatan baru bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

“Festival ini jangan hanya menjadi ajang pertunjukan. Kita berharap seni dan budaya yang kita miliki mampu menjadi daya tarik pariwisata sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya ekonomi kreatif masyarakat,” ujarnya.

Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif

Dukungan terhadap pelaksanaan Festival Seni Budaya Bolaang Mongondow 2026 juga disampaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Yorry R. Lesawengan, AP., M.Tr.Ap., ditegaskan bahwa festival tersebut merupakan momentum penting untuk mengenang, menghargai, sekaligus mencintai kekayaan budaya yang diwariskan para leluhur.

Tema festival tahun ini dinilai relevan dengan tantangan pelestarian budaya di tengah perubahan zaman. Warisan adat, bahasa, seni, serta nilai-nilai kehidupan masyarakat harus terus dirawat agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Pemprov Sulut juga berharap festival tersebut dapat menjadi ruang ekspresi masyarakat sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif lokal.

Pengembangan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif dinilai memiliki keterkaitan erat. Ketika budaya daerah dikemas secara menarik tanpa kehilangan nilai aslinya, kekayaan tradisi dapat menjadi modal penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Pesan Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

Di tengah semarak festival, Wakil Bupati Dony Lumenta juga menyampaikan pesan terkait kondisi lingkungan.

Memasuki musim kemarau, ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

Dony mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta bersama-sama menjaga lingkungan di wilayah masing-masing.

“Pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan. Keduanya merupakan warisan yang harus kita jaga untuk generasi mendatang,” menjadi pesan penting yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.

Tari Tradisional hingga Fashion Show Baju Adat

Pembukaan Festival Seni Budaya Bolaang Mongondow 2026 berlangsung semarak dengan berbagai pertunjukan tradisional.

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan Tari Kabela dan Tari Perang, dilanjutkan dengan persembahan Sanjak Daerah serta Tari Maleos-leosan.

Sejumlah pimpinan daerah dan tamu undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara Anton Arianto, M.M.Pd., Ketua TP-PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Ny. Kalsum Alhabsyi-Alhabsyi, S.E., Wakil Ketua TP-PKK Ny. Syliane Lumenta-Pangalila, S.Th., serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bolaang Mongondow Ny. Suzana Mokoginta-Mooduto, S.H.

Turut hadir Direktur Perumda Air Minum Tirta Bukaka Andri Panca Setione, S.E., Direktur Utama Perumda Gadasera Irawan Paputungan, S.Sos.I., serta jajaran pemerintah daerah dan tamu undangan lainnya.

Selain laporan panitia yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow, pembukaan festival juga diramaikan dengan Fashion Show Baju Adat yang melibatkan langsung jajaran pimpinan daerah.

Peragaan busana adat tersebut menjadi penutup rangkaian hari pertama sekaligus simbol bahwa warisan budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan identitas yang tetap relevan dan dapat dirayakan bersama di tengah kehidupan masyarakat modern.

Melalui Festival Seni Budaya Bolaang Mongondow 2026, Pemkab Bolmong berharap semangat pelestarian budaya semakin mengakar di tengah masyarakat, sekaligus menjadikan kekayaan tradisi sebagai kekuatan untuk mengembangkan pariwisata, ekonomi kreatif, dan membangun karakter generasi muda.(**/rdk)

Exit mobile version