Bupati Yusra Lepas 345 Mahasiswa KKN IAIN Manado di Bolmong

e-berita.com, Bolmong – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., secara resmi menerima sekaligus melepas 345 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Integratif Tahun 2026 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Prosesi penerimaan dan pelepasan tersebut digelar di Pelataran Kantor Bupati Bolmong, Selasa (14/7/2026), dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Bolmong, pimpinan IAIN Manado, dosen pembimbing lapangan, serta para mahasiswa peserta KKN.

Sebanyak 345 mahasiswa akan diterjunkan ke 24 desa yang tersebar di Kecamatan Lolak, Kecamatan Bolaang, dan Kecamatan Bolaang Timur. Selama masa pengabdian, para mahasiswa diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan sesuai tema KKN Integratif Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Manado, Prof. Dr. Edi Gunawan, M.H.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow yang telah membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, dukungan Pemkab Bolmong merupakan bentuk nyata kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.

“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow yang telah menerima mahasiswa KKN IAIN Manado. Kesempatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan,” ujar Prof. Edi.

Sementara itu, Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi menegaskan bahwa pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan merupakan momentum pengabdian yang harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“KKN ini bukan hanya semata-mata untuk menyelesaikan kewajiban kurikulum perkuliahan. Kegiatan ini memiliki nilai yang sangat penting dan strategis karena bertujuan memberikan pendidikan, edukasi, serta pengetahuan yang bermanfaat kepada masyarakat,” tegas Yusra.

Ia meminta seluruh mahasiswa memanfaatkan masa pengabdian secara maksimal dengan menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat desa.

“Kehadiran adik-adik mahasiswa harus mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang ada di desa. Bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak positif,” katanya.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga etika, disiplin, dan nama baik almamater selama berada di lokasi KKN.

“Jaga sikap, jaga nama baik kampus, hormati adat istiadat dan budaya masyarakat setempat. Jadilah agen perubahan yang mampu membawa semangat inovasi, pemberdayaan, dan kebersamaan dalam membangun desa,” pesan Yusra.

Ia berharap pelaksanaan KKN Tematik Integratif IAIN Manado Tahun 2026 dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus memberikan pengalaman lapangan yang berharga bagi mahasiswa sebagai bekal memasuki dunia pengabdian dan profesi di masa mendatang. (rdk)

Exit mobile version