Kolaborasi Dinkes dan TP PKK Bolmong Gelar Sunatan Massal di Passi Timur

e-berita.com, Bolmong – Sebanyak 40 anak di Kecamatan Passi Timur mengikuti program sunatan massal gratis yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) bekerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bolaang Mongondow, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan sosial tersebut mendapat perhatian langsung dari Ketua TP PKK Kabupaten Bolmong, Ny. Kalsum Alhabsyi, SE, yang hadir untuk memberikan dukungan dan menyapa para peserta bersama orang tua mereka.
Kehadiran Ketua TP PKK menjadi wujud nyata komitmen organisasi dalam mendukung program-program pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan keluarga kurang mampu.
Dalam kesempatan itu, Kalsum Alhabsyi menyampaikan bahwa sunatan massal bukan sekadar pelayanan kesehatan, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses layanan medis yang aman, mudah, dan terjangkau.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dan membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang mudah dijangkau. TP PKK akan terus mendukung program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan keluarga,” ujar Kalsum.
Program sunatan massal gratis tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke tingkat kecamatan. Selain memberikan manfaat langsung kepada peserta, kegiatan ini juga diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga yang membutuhkan.
Sinergi antara Dinas Kesehatan dan TP PKK Bolmong dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan program-program kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Kolaborasi tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya layanan kesehatan anak semakin meningkat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas di daerah. (rdk)



