e-berita.com, Bolsel – Kendati Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah mengeluarkan surat edaran terkait penundaan kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto, ke Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) untuk meresmikan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), jajaran Pemerintah Kabupaten Bolsel bersama TNI dan Polri tetap melakukan berbagai langkah antisipatif.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan perubahan agenda dari pemerintah pusat, Pemkab Bolsel, TNI, dan Polri menggelar apel siaga bersama di lapangan Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Rabu (24/6/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 131 Santiago Manado, Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi dan dihadiri Bupati Bolsel, Kabag Ops Polda Sulut, Kapolres Bolsel, Dandim 1303/Bolaang Mongondow, Sekretaris Daerah Bolsel, para perwira TNI-Polri, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Bolsel.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pengamanan dan pendukung tetap berada dalam kondisi siap apabila sewaktu-waktu terdapat perubahan jadwal kunjungan Presiden ke wilayah tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bolsel, Marwan Makalalag, mengatakan apel siaga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah, TNI dan Polri menjaga kesiapan seluruh personel dan sarana pendukung menjelang agenda kenegaraan yang masih menunggu kepastian dari pihak Istana.
“Apel ini merupakan langkah antisipasi. Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait tetap dalam kondisi siap siaga mengingat masih terbuka kemungkinan adanya perubahan jadwal kunjungan Presiden ke Bolsel,” ujar Marwan.
Menurutnya, berbagai persiapan yang sebelumnya telah dilakukan untuk menyambut kedatangan Presiden RI pada dasarnya telah rampung. Mulai dari kesiapan lokasi, skema pengamanan, hingga koordinasi lintas instansi telah disusun sesuai standar pengamanan VVIP.
“Seluruh persiapan penjemputan dan pengamanan Presiden di Bolsel pada prinsipnya sudah siap. Personel TNI dan Polri juga telah mulai disiagakan sejak beberapa hari terakhir. Saat ini kami masih menunggu informasi resmi dari protokoler kepresidenan terkait kepastian jadwal kunjungan tersebut,” tambahnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan apel siaga diikuti ratusan personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan. Dalam apel tersebut, pimpinan pasukan menekankan pentingnya kesiapan personel, koordinasi lintas sektor, serta respons cepat terhadap setiap perkembangan informasi terkait agenda kunjungan Presiden.
Meski jadwal kunjungan masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat, Pemkab Bolsel bersama aparat keamanan memastikan seluruh perangkat pendukung tetap berada dalam kondisi siaga penuh guna menjamin kelancaran dan keamanan apabila kunjungan Presiden RI ke daerah itu kembali dijadwalkan dalam waktu dekat. (rdk)
