✨Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Nasional

PWI dan IPB Jajaki Program Beasiswa S2 untuk Wartawan

e-berita.com, Bogor – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) University mulai menjajaki kerja sama program beasiswa strata dua (S2) bagi wartawan.

Inisiatif tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang GSC 1, Gedung Graduate School Center (GSC), Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Selasa (02/06/2026).

Delegasi PWI Pusat dipimpin langsung Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal M. Selamet Susanto, Anggota Dewan Pakar Yulian Warman, Wakil Sekretaris Jenderal Kadirah, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Sarwani, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Zarman Syah, Ketua Komisi Pendidikan dan Pelatihan Jufri Al Katiri, Humas PWI Pusat Mercys Charles Loho, serta Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi.

Kedatangan rombongan PWI diterima Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Prof. Dr. Ir. Yusli Wardiatno, M.Sc., yang didampingi Dr. Perdinan selaku Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Kerja Sama dan Pengembangan, Fatmasari Siregar, S.P., M.M. selaku Kepala Subbagian Humas, Kerja Sama dan Penerimaan Mahasiswa Baru, Rudi Irawan selaku Kepala Bagian Tata Usaha, serta Nana Yuana selaku Kepala Subbagian Keuangan, Sumber Daya Manusia dan Umum.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas sumber daya manusia wartawan melalui akses pendidikan pascasarjana di IPB University.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyambut positif rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, program beasiswa bagi wartawan merupakan langkah strategis yang perlu dirancang secara matang agar dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kerja sama ini sangat baik untuk mengembangkan keilmuan dan kapasitas wartawan. Namun, perlu ada pembahasan teknis lanjutan yang lebih mendalam agar seluruh mekanisme dapat disusun secara komprehensif dan mampu mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin muncul di kemudian hari,” ujar Akhmad.

Ia menilai tantangan terbesar bagi wartawan yang ingin melanjutkan studi adalah tingginya tuntutan profesi serta keterbatasan kemampuan finansial. Karena itu, skema beasiswa yang disiapkan harus fleksibel dan mampu mengakomodasi kebutuhan peserta.

Menurut Akhmad, berbagai opsi pembiayaan perlu dikaji bersama, termasuk kemungkinan sinergi dengan program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), skema pembiayaan parsial, bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), maupun bentuk dukungan pendidikan lainnya.

“Yang terpenting adalah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi wartawan. Bentuk dukungannya bisa beragam, tidak harus menanggung seluruh biaya pendidikan, tetapi dapat berupa bantuan parsial maupun dukungan UKT yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan program,” katanya.

Lebih lanjut, Akhmad menegaskan bahwa program tersebut akan menjadi bagian dari upaya PWI dalam meningkatkan kompetensi anggota sekaligus memperkuat manfaat kemitraan strategis organisasi dengan berbagai institusi pendidikan.

Sementara itu, Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Prof. Yusli Wardiatno, menegaskan komitmen IPB dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional, termasuk kalangan wartawan yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan penyebaran informasi kepada masyarakat.

“Rencana kerja sama dengan PWI merupakan langkah positif untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi wartawan sekaligus memperkuat kapasitas akademik dan profesionalisme mereka,” ujar Prof. Yusli.

Dalam kesempatan tersebut, Sekolah Pascasarjana IPB juga memaparkan sejumlah program studi magister yang berpotensi menjadi pilihan bagi peserta program beasiswa. Sedikitnya terdapat 10 program studi unggulan yang ditawarkan, yakni Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, Komunikasi Digital dan Media, Ilmu Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Pengembangan Industri Kecil Menengah, Logistik Agro-Maritim, Klimatologi Terapan, Manajemen Pembangunan Daerah, Ilmu Manajemen, Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan, serta Manajemen dan Bisnis.

Pihak IPB menilai berbagai program studi tersebut relevan dengan kebutuhan profesi wartawan di era digital, mulai dari bidang komunikasi, manajemen, ekonomi, lingkungan hidup, pembangunan daerah hingga bisnis.

Melalui program beasiswa yang tengah disiapkan bersama PWI, para wartawan diharapkan memperoleh kesempatan lebih luas untuk menempuh pendidikan pascasarjana yang dapat menunjang peningkatan kompetensi dan profesionalisme mereka.

Sebagai tindak lanjut, PWI Pusat dan IPB University sepakat melaksanakan pembahasan teknis lanjutan guna menyusun nota kesepahaman (MoU), merumuskan model kerja sama, menentukan skema pembiayaan, menetapkan kriteria peserta, serta merancang bentuk dukungan pendidikan yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif, mencerminkan semangat kolaborasi kedua lembaga dalam menghadirkan program pendidikan yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas dan daya saing wartawan Indonesia. (***)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button