e-berita.com, Bolmong – Kabar baik bagi putra-putri daerah yang bercita-cinta menjadi dokter. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali menghadirkan program strategis di sektor pendidikan dan kesehatan melalui pembukaan Program Beasiswa Fakultas Kedokteran Tahun 2026.
Menariknya, untuk tahun ini ada 10 kuota yang di siapkan oleh Pemkab Bolmong. Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Bupati Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati Dony Lumenta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah, khususnya di bidang kesehatan.
Program Beasiswa tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dengan Universitas Negeri Manado melalui skema 10 utusan daerah atau Bonded Scholarship Tahun 2026 pada Fakultas Kedokteran.
Melalui program ini, pemerintah daerah menargetkan lahirnya tenaga medis profesional asal Bolaang Mongondow yang nantinya dapat kembali mengabdi dan memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di daerah.
Langkah tersebut dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam menyiapkan SDM kesehatan yang kompeten dan berdaya saing, di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.
Pemerintahan Yusra Alhabsyi dan Dony Lumenta memandang bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur dan fasilitas layanan, tetapi juga pada penguatan kualitas tenaga medis lokal.
Karena itu, program beasiswa kedokteran menjadi bagian penting dari visi pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik dan pemerataan akses kesehatan bagi masyarakat.
Selain membuka peluang pendidikan tinggi bagi generasi muda Bolmong, program ini juga diharapkan mampu melahirkan dokter-dokter muda yang memahami kondisi sosial masyarakat daerah sendiri, terutama dalam pelayanan kesehatan di wilayah pedesaan dan pelosok.
Dengan hadirnya program tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow berharap kebutuhan tenaga dokter di daerah dapat terpenuhi secara bertahap, sekaligus menciptakan generasi profesional yang memiliki komitmen untuk membangun daerah asalnya.
Berikut Jadwal Tahapan Seleksi dan Syarat Peserta Beasiswa Mahasiswa Kedokteran:
Pendaftaran program beasiswa dibuka secara online mulai 12 hingga 21 Mei 2026. Selanjutnya peserta akan mengikuti beberapa tahapan seleksi, yakni:
25 Mei 2026: Tes Kognitif (CBT) dan Tes Psikologi (MMPI)
26 Mei 2026: Wawancara MMI
29 Mei 2026: Tes Kesehatan (Primer Buta Warna)
1 Juni 2026: Pengumuman Hasil Seleksi
Persyaratan Peserta
Calon peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya:
• Tidak buta warna
• Bukan peserta yang dinyatakan lulus SNBP 2026
• Pas foto ukuran 4×6 berlatar biru
• Ijazah asli atau Surat Keterangan Lulus (SKL)
• Surat rekomendasi dari Pemerintah Daerah khusus skema utusan kabupaten/Bonded Scholarship
• Nilai Rapor terakhir
Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman resmi: pmbfk.unima.ac.id . Informasi tambahan juga dapat diakses melalui akademikeunima.ac.id atau fk.unima.ac.id
Sementara untuk layanan informasi dan bantuan pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi kontak panitia di nomor 0822-1166-1955. (rdk)
