Kesehatan JCH Bolmong Dipantau Ketat, Satu Jemaah Dirawat di Balikpapan

e-berita.com, Bolmong — Menjelang keberangkatan dari Embarkasi Balikpapan menuju Madinah, kondisi kesehatan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus dipantau secara intensif oleh tim medis.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmong menugaskan dua tenaga kesehatan untuk mendampingi para jemaah hingga tahap embarkasi, terdiri dari satu dokter dan satu perawat. Pemantauan ini difokuskan terutama pada jemaah dengan risiko kesehatan tinggi serta kelompok lanjut usia.

Berdasarkan laporan terbaru, tercatat sebanyak 17 JCH masuk kategori risiko tinggi, sementara 16 lainnya merupakan jemaah lanjut usia. Pada 2 Mei 2026, seluruh jemaah telah menjalani pemeriksaan kelayakan terbang. Dari hasil skrining tersebut, lima jemaah sempat diarahkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan pemeriksaan tambahan, kelima jemaah tersebut dinyatakan dalam kondisi baik dan layak melanjutkan penerbangan ke tanah suci,” ujar perwakilan tim medis Pemkab Bolmong.

Namun demikian, satu jemaah atas nama Sugiono Nuri (57), warga Mopuya, yang termasuk dalam kategori risiko tinggi, harus mendapatkan penanganan lebih lanjut. Ia dirujuk ke RS Kanujoso Balikpapan setelah mengalami gangguan kesehatan dengan diagnosis hipertensi.

Tim medis rumah sakit telah melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk EKG, echocardiography, rontgen, serta tes laboratorium. Berdasarkan hasil evaluasi dokter spesialis, pasien sempat dirawat di ruang ICU sebelum dipindahkan ke ruang ICCU untuk pemantauan lanjutan.

“Untuk saat ini, yang bersangkutan belum dapat diberikan surat keterangan layak terbang karena masih dalam perawatan intensif. Kondisinya terus kami pantau secara ketat,” tambahnya.

Hingga kini, dua tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Bolmong tetap mendampingi jemaah tersebut di rumah sakit guna memastikan penanganan berjalan optimal.

Pemerintah Kabupaten Bolmong mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan, serta mengikuti seluruh prosedur medis demi kelancaran ibadah haji. (rdk)

Exit mobile version