Seleksi Calon Ketua DPC PKB se-Sulut Masuki Tahap UKK, DPP Apresiasi Capaian DPW

e-berita.com, Manado – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Sulawesi Utara menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi para calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) se- Sulawesi Utara (Sulut) di Manado, Senin (27/4/2026).

Seleksi ini berlangsung di Kantor DPW PKB Sulut. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan strategis dalam proses penjaringan kepemimpinan partai di tingkat kabupaten dan kota.

Sebanyak enam DPC dari total 15 DPC di Sulawesi Utara mengikuti tahap awal UKK tersebut. Proses ini merupakan bagian dari mekanisme nasional partai dalam menentukan figur-figur terbaik untuk memimpin struktur organisasi di daerah.

Perwakilan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, menyampaikan apresiasi atas perkembangan signifikan PKB di wilayah tersebut. Ia menilai capaian perolehan kursi DPRD yang meningkat di berbagai kabupaten/kota serta keberhasilan menempatkan dua kepala daerah dari kader PKB sebagai prestasi yang patut diapresiasi.

“Ini adalah capaian luar biasa. Kami dari DPP menitipkan salam hormat kepada seluruh kader PKB di Sulawesi Utara atas kerja keras dan dedikasinya,” ujar Chusnunia.

Ia menjelaskan, proses seleksi Ketua DPC saat ini telah memasuki tahap kedua dengan melibatkan kader-kader potensial. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP dengan mempertimbangkan masukan dari DPW dan DPC setempat.

Chusnunia juga menegaskan komitmen PKB dalam membangun partai yang semakin profesional melalui penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Menurutnya, jabatan Ketua DPC bukan sekadar posisi, melainkan tanggung jawab untuk mengelola organisasi secara kolektif.

“Pengurus partai harus fokus pada pelayanan kader dan masyarakat, bukan menjadi sumber persoalan internal,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti tantangan politik modern, termasuk meningkatnya sorotan publik terhadap kebijakan politik yang kerap dipengaruhi sentimen negatif di media sosial. Untuk itu, ia mendorong pengurus partai agar aktif hadir di tengah masyarakat serta mampu menjaga hubungan eksternal secara konstruktif.

Dalam aspek kemandirian finansial, Chusnunia juga mendorong kader untuk mengembangkan unit usaha sebagai sumber pendanaan partai. Ia menyebut, langkah tersebut terbukti efektif dalam menjaga stabilitas keuangan, termasuk untuk mendukung kebutuhan operasional dan pembiayaan saksi pada pemilu mendatang.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Sulawesi Utara, Yusra Alhabsyi, menegaskan bahwa pelaksanaan UKK merupakan bagian dari agenda nasional partai dalam upaya modernisasi serta peningkatan kualitas kepemimpinan di tingkat DPC.

“UKK ini adalah tahapan penting untuk melahirkan pemimpin yang sesuai dengan harapan partai. DPW hanya memfasilitasi, sementara keputusan akhir tetap berada di DPP,” ujarnya.

Yusra menjelaskan, dari total 15 DPC di Sulawesi Utara, enam DPC mengikuti UKK pada tahap ini. Sementara itu, sembilan DPC lainnya akan ditentukan melalui mekanisme yang menjadi kewenangan DPP dan dilimpahkan kepada DPW.

Sekitar 15 peserta ambil bagian dalam proses UKK, dengan masing-masing DPC mengusulkan lebih dari satu calon, bahkan hingga tiga kandidat atau lebih.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses secara optimal dan menerima hasil yang nantinya ditetapkan oleh pimpinan pusat.

“Ini adalah proses nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. Kita ingin memastikan bahwa kepemimpinan PKB ke depan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah,” pungkasnya.(rdk)

Exit mobile version