e-berita.com, Bolsel – Suasana sederhana penuh hangat dan khidmat menyelimuti Rumah Dinas Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) di Desa Soguo, Kecamatan Bolaang Uki, Kamis (19/2/2026) malam tadi.
Usai pelaksanaan salat Tarawih, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga sekitar larut dalam tasyakuran sederhana yang sarat nuansa kekeluargaan.
Malam itu menjadi penanda satu tahun kepemimpinan periode kedua pasangan BERKAH, yakni Bupati Iskandar Kamaru dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid. Doa bersama yang dipimpin imam dan pegawai syar’i setempat mengawali rangkaian refleksi atas perjalanan pemerintahan yang kembali dipercaya masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan rasa syukur atas satu tahun perjalanan periode kedua yang menurutnya diwarnai soliditas dan keharmonisan internal pemerintahan. Ia menilai, kekompakan menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan memastikan roda pembangunan tetap berjalan.
“Alhamdulillah, dari sekian banyak kepala daerah yang dilantik pada periode yang sama, pasangan BERKAH tetap akur dan solid dalam menjalankan amanah masyarakat. Ini tentu patut kita syukuri bersama, karena kekompakan adalah modal utama dalam membangun daerah,” ujarnya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan secara nasional, Iskandar menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya menjaga keberlanjutan program prioritas. Dukungan pemerintah pusat dan provinsi disebut menjadi penguat langkah daerah dalam menuntaskan sejumlah proyek strategis.
Beberapa proyek yang terus dilanjutkan antara lain pembangunan rumah sakit daerah, laboratorium kesehatan, alun-alun, tugu pemekaran, hunian tetap bagi warga terdampak erupsi Gunung Ruang, hingga berbagai infrastruktur penunjang pelayanan publik lainnya. Baginya, pembangunan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud komitmen untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas.
“Walaupun kita berada dalam situasi efisiensi, pembangunan tetap berjalan. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah agar pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” katanya.
Sementara itu, Deddy Abdul Hamid berharap momentum satu tahun kepemimpinan periode kedua ini menjadi penguat semangat seluruh jajaran pemerintah daerah. Ia mengajak semua pihak menjaga kebersamaan dan fokus pada program yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Satu tahun kepemimpinan periode kedua ini harus jadi momentum bagi kita semua untuk makin semangat bekerja. Yang terpenting adalah tetap kompak, saling mendukung, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bolsel,” tandasnya.
Di balik suasana sederhana yang berlangsung selepas Tarawih, tasyakuran tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus pengingat bahwa perjalanan kepemimpinan bukan hanya soal capaian pembangunan, tetapi juga tentang menjaga harmoni, kebersamaan, dan kepercayaan publik yang telah diberikan untuk kedua kalinya. (rdk)
