Wabup Dony Lumenta Tinjau Stok Bahan Pokok di Perum Bulog Kotamobagu

Pastikan Ketersediaan Stok Hingga Stabilitas Harga Jelang Ramadan

e-berita.com, Bolmong — Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, melakukan peninjauan langsung terhadap ketersediaan bahan pokok sekaligus menyaksikan proses pengisian lumbung pangan di Kantor Cabang Perum Bulog Bolaang Mongondow, di Kota Kotamobagu, Senin (09/02/2026).

Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah memastikan stok komoditas strategis, seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan pangan lainnya, berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bolaang Mongondow, khususnya di jelang bulan suci Ramadan hingga hari Raya Idul Fitri mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Dony Lumenta menegaskan bahwa ketersediaan bahan pokok merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan di tengah dinamika ekonomi.

“Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow berkomitmen memastikan pasokan bahan pokok tetap aman dan terjangkau oleh masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kami mengawasi langsung kondisi di lapangan,” ujar Dony Lumenta.

Selain melakukan peninjauan stok, Wakil Bupati turut menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Perum Bulog Cabang Bolaang Mongondow dan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Pimpinan Cabang Bulog Bolaang Mongondow, Ismail Aziz G, bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bolaang Mongondow, I Wayan Mudiyasa, S.Pd, M.MPd.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan Pengisian Lumbung Pangan Masyarakat kepada dua kelompok lumbung pangan desa, yakni Kelompok Lumbung Pangan Tabanon dari Desa Tungoi II, Kecamatan Lolayan, serta Kelompok Lumbung Pangan Mogantung dari Desa Pangian, Kecamatan Passi Timur.

Menurut Wakil Bupati, penguatan lumbung pangan desa menjadi strategi penting dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat paling bawah.

“Kami berharap keberadaan lumbung pangan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat desa, tidak hanya sebagai cadangan pangan, tetapi juga sebagai instrumen pengendalian harga dan antisipasi terhadap potensi krisis pangan,” harapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Bulog dalam mendukung program-program pangan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bolaang Mongondow beserta jajaran, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penguatan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (**/rdk)

Exit mobile version