e-berita.com, Bolmong – Meski situasi konflik antarwarga desa Tonom dan Ibolian I, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai redah, namun dari kedua belah pihak belum ada kesepakatam damai dalam mengakhiri pertikaian tersebut.
Langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, bersama Polri dan TNI serta pihak-pihak terkait dalam mempertemukan kedua belah pihak untuk berdamai pun mulai dilakukan guna memastikan stabilitas keamanan di wilayah setempat dapat kembali normal.
Hal ini pun sebagaimana ditegaskan oleh Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi S.E, M.Si saat memantau kondisi pascabentrok antara warga desa Tonom dan desa Ibolian, Jumat (30/01/2026) malam.
“Langkah untuk mempertemukan kedua belah pihak tentu akan kami tempuh. Bahkan sebelum bentrok pecah, langkah itu sudah dilakukan oleh pemerintah desa, kecamatan, dan pihak Polsek setempat,” ungkap Bupati.
Dikatakannya lagi, untuk saat ini situasi di wilayah setempat sudah mulai kondusif. Pun demikian ia berharap kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga situasi dan keamanan wilayah masing-masing.
“Jika terus ada keributan maka akan berdampak pada ekonomi dan sosial bahkan keamanan kita semua,” imbaunya
“Tentunya pemerintah daerah berharap kepada masyarakat yang berkonflik untuk segera menyudahi dan serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada pihak penegak hukum, khususnya Wakapolda Sulut, Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum, Kasrem 131/Santiago, Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto, S.I.P, Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo, dan Kapolres Bolmong AKBP Lido Ratri Antoro yang dengan sigap hadir ditengah-tengah masyarakat untuk meredam konflik yang terjadi.
“Kita berterima kasih kepada Polri dan TNI yang capat tanggap atas situasi yang terjadi. Ini harus kita dukung sama-sama untuk menjaga keamanan di wilayah Bolaang Mongondow, lebih khusus lagi daerah yang berkonflik,” pungkasnya.
Sebelumnya, dalam monitoring tersebut turut juga dihadiri Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta yang terpantau sejak siang hari sudah berada di lokasi, bersama dengan Kepala Kesbagpol Bolmong, Camat Dumoga Tengah dan Camat Dumoga Timur, Sangadi dari dua desa yang bertikai serta sejumlah tokoh masyarakat.
Sementara dari pantauan media ini, aktivitas warga sudah kembali normal, khususnya untuk penguna jalan trans sulawesi AKD (Amurang, Kotamobagu, Dumoga). Pun begitu, pengamanan ratusan petugas dari pihak Kepolisian dan TNI masih disiagakan untuk mencegah terjadinya bentrok susulan antar warga. (rdk)
