e-berita.com, Bolsel – Nuansa religius berpadu dengan semangat kebersamaan mewarnai peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kecamatan Posigadan.
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan solidaritas sosial dan komitmen pembangunan daerah.
Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) bersama Pemerintah Kecamatan Posigadan tersebut berlangsung di Masjid Nurul Huda, Desa Momalia I, Kecamatan Posigadan, Jumat (16/01/2026) malam.
Dalam sambutannya, Camat Posigadan Muhamad Kamaru, SPi, menyoroti perjalanan Kecamatan Posigadan selama 23 tahun serta menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama menghadapi tantangan, khususnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Peringatan Isra Mi’raj kemudian diisi dengan tausiah keagamaan oleh Ustad Ruslan Demanto. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk meneladani perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sebagai landasan penguatan iman, akhlak mulia, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Bupati Bolaang Mongondow Selatan, H. Iskandar Kamaru, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-23 Kecamatan Posigadan sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-23 Kecamatan Posigadan. Di tengah kondisi efisiensi saat ini, kalau kita bergotong royong, insyaallah semua terasa ringan,” ujar Bupati.
Pada momentum Isra Mi’raj tersebut, Bupati juga mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan dengan mendoakan masyarakat Palestina yang tengah mengalami konflik berkepanjangan.
“Di momentum Isra Mi’raj ini, mari senantiasa kita doakan saudara-saudara kita yang sedang berjuang di Palestina. Semoga mereka diberikan kekuatan, keselamatan, dan kemerdekaan,” tuturnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Bolsel itu menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj tidak sekadar seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam peningkatan kualitas ibadah dan kehidupan keagamaan masyarakat.
“Mari kita jadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah dan memakmurkan masjid-masjid. Insyaallah, jika masjid dimakmurkan, daerah ini akan dijauhkan dari musibah dan marabahaya,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Iskandar Kamaru juga menyinggung pentingnya pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan yang telah dibangun oleh pemerintah daerah, khususnya rumah sakit daerah.
“Dengan dibangunnya rumah sakit, mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Semua rujukan kita arahkan ke rumah sakit agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin optimal,” tegasnya.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Bolsel Ny. Hj. Selpian Kamaru-Manoppo, pejabat tinggi pratama dan administrator, jajaran ASN Pemkab Bolsel, Anggota DPRD Bolsel Zulkarnain Kamaru, para camat dan sangadi se-Kecamatan Posigadan, serta jamaah dan masyarakat setempat. (**/rdk)
