e-berita.com, Bolsel – Memasuki awal tahun 2026, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi Wisata Minat Khusus yang autentik, berkelas, dan berbasis kelestarian alam.
Pertumbuhan sektor pariwisata ini ditandai dengan meningkatnya minat wisatawan mancanegara terhadap aktivitas birdwatching dan diving yang kini menjadi unggulan daerah.
Wisata birdwatching di Bolsel mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Keanekaragaman hayati yang masih terjaga, ekosistem alami yang minim intervensi, serta keberadaan berbagai spesies burung endemik menjadikan Bolsel sebagai magnet baru bagi para pengamat burung dari Eropa dan sejumlah negara lainnya.
Aktivitas ini tidak hanya menawarkan pengalaman wisata, tetapi juga mengandung nilai edukasi dan konservasi. Wisatawan diajak mengenal kekayaan fauna lokal sekaligus berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan hidup.
Sementara itu, wisata selam (diving) tetap menjadi ikon pariwisata Bolsel. Perairan yang jernih, terumbu karang yang sehat, serta keanekaragaman biota laut menjadikan wilayah ini sebagai salah satu spot selam berkelas dunia di Sulawesi. Konsistensi kualitas alam bawah laut Bolsel membuatnya terus diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.
Tingginya daya tarik tersebut tercermin dari data kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025. Wisatawan mancanegara tercatat datang dari berbagai negara, antara lain Jerman, Australia, Prancis, Korea Selatan, Tiongkok, Singapura, Filipina, Swedia, Belanda, Republik Ceko, hingga Inggris.
Plt Kepala Dinas Pariwisata (Diapar) Kabupaten Bolsel, Moh. Ichsan Utiah, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata berbasis alam dan keberlanjutan.
“Bolsel tidak mengejar pariwisata massal, tetapi fokus pada wisata minat khusus yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal,” ujar Ichsan.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bolsel akan terus memperkuat promosi internasional, meningkatkan kapasitas pelaku pariwisata lokal, serta menjaga kelestarian alam sebagai aset utama daerah.
“Harapan kami, Bolsel ke depan tidak hanya dikenal sebagai tujuan wisata, tetapi sebagai pengalaman yang berkesan dan ingin selalu diulang oleh wisatawan. Kami ingin dunia mengenal Bolsel sebagai destinasi yang ramah, alami, dan berkelas dunia,” tambahnya
Dengan potensi alam yang dimiliki dan dukungan kebijakan pemerintah daerah, Bolsel kini bukan sekadar destinasi wisata, melainkan sebuah perjalanan yang menawarkan pengalaman autentik, edukatif, dan berkelanjutan. (**/rdk)
