e-berita.com, Bolsel – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menargetkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolsel berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Selain itu, RSUD setempat juga ditargetkan naik kelas dari tipe D menjadi tipe C agar dapat menjadi rumah sakit rujukan bagi daerah sekitar.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bolsel, H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurut Bupati Iskandar, perubahan status RSUD menjadi BLUD bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas pengelolaan rumah sakit, terutama dalam hal keuangan dan pelayanan. Dengan status BLUD, rumah sakit diharapkan dapat lebih mandiri, profesional, dan responsif dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Target kami, RSUD Bolsel menjadi BLUD agar pengelolaannya lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Iskandar saat melakukan inspeksi di Gedung RSUD Bolsel yang baru, Selasa (06/01/2025)
Selain itu, Pemkab Bolsel juga menargetkan peningkatan tipe rumah sakit dari tipe D ke tipe C. Dengan peningkatan status tersebut, RSUD Bolsel diharapkan mampu memberikan layanan medis yang lebih lengkap serta didukung oleh fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai.
Bupati Iskandar menjelaskan, jika status tipe C dapat tercapai, RSUD Bolsel tidak hanya melayani masyarakat Bolsel, tetapi juga dapat menjadi rumah sakit rujukan bagi wilayah terdekat, seperti Dumoga Raya di Kabupaten Bolaang Mongondow.
“Kami ingin RSUD Bolsel menjadi rumah sakit rujukan bagi daerah tetangga. Ini tentu akan memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus dirujuk ke daerah yang lebih jauh,” jelasnya.
Ia menegaskan, Pemkab Bolsel berkomitmen mendukung peningkatan status RSUD melalui pemenuhan sarana prasarana, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembenahan sistem manajemen rumah sakit secara bertahap.
Dengan target tersebut, Pemkab Bolsel berharap kualitas layanan kesehatan di daerah semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (**/rdk)
