2026 Gaji dan TPP ASN Bolsel Aman, ADD dan Jamkesda Tak Tersentuh Pemangkasan

e-berita.com, Bolsel – Kegelisahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bolsel dengan adanya efisensi anggaran yang sebelumnya dikabarkan akan turut memangkas gaji dan tunjangan (TPP) akhirnya terjawab sudah.

Dalam rapat paripurna DPRD tentang pembicaraan tingkat II, Ranperda APBD tahun 2026, secara tegas Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Iskandar Kamaru menyampaikan bahwa untuk Gaji dan TPP ASN Bolsel di tahun 2026 aman.

“Jangan khawatir, untuk Gaji dan TPP ASN tahun 2026 aman, bahkan sudah dialokasikan pula Gaji 14 dan TPP 13, dan mudah-mudahan ada juga TPP 14,” ungkap Bupati.

Bupati juga turut memaparkan kondisi fiskal daerah yang disebut mengalami tekanan signifikan. Penurunan pendapatan transfer pusat sebesar Rp307 Miliar, menjadi salah satu tantangan terbesar dalam penyusunan APBD 2026.

“Situasi fiskal tidak mudah, tapi kita tidak boleh panik. Rasionalisasi harus dilakukan dengan cermat agar pelayanan publik tetap berjalan,” ujarnya.

Top eksekutif di Bolsel ini menjelaskan, meski demikian, Pemerintah memastikan belanja prioritas tetap aman, seperti Gaji ASN dan PPPK baik penuh waktu dan paruh waktu, Alokasi Dana Desa (ADD), Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) untuk 18 ribu lebih peserta, beasiswa, dan program prioritas yang menyentuh langsung pada kebutuhan masyarakat tidak tersentuh pemangkasan.

“Adapun pembangunan fisik akan lebih banyak disokong melalui Dana Desa, APBD Provinsi, dan APBN,” ungkap top eksekutif di Bolsel ini.

Itu artinya, tambah Bupati, pada program pembangunan di tahun 2026, pemkab Bolsel akan lrbih terfokus pada program strategis yang langsung menyentuh pada kebutuhan pulik.

“Semoga dalam berjalannya waktu, kondisi ini akan kembali normal, sehingga dapat memaksimalkan program pembangunan di daerah,” pungkasnya. (rdk)

Exit mobile version